4-Penten-1-ol adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa dengan struktur rantai hidrokarbon. Dalam laboratorium, 4-Penten-1-ol berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang memberikan struktur dasar untuk senyawa yang lebih kompleks. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
4-Penten-1-ol memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat fleksibel. Senyawa ini bersifat cair dan mudah larut dalam pelarut organik. Karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini sangat cocok untuk reaksi substitusi, adisi, dan oksidasi. Ketersediaannya dalam bentuk cair juga memudahkan proses penanganan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 4-Penten-1-ol digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan pengembangan senyawa baru. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen akademik dan industri, baik untuk keperluan pendidikan maupun penelitian. Karena sifatnya yang aman dan mudah ditemukan, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks dengan struktur rantai hidrokarbon
- Reaksi adisi untuk pembentukan senyawa dengan gugus fungsional baru
- Pembuatan bahan baku untuk produksi senyawa farmasi dan bahan kimia industri
- Eksperimen pendidikan untuk memahami reaktivitas senyawa alkohol
- Penelitian tentang reaksi kimia dalam lingkungan terkontrol
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 821-09-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 250mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Penten-1-ol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap uap. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
- Kalalian dkk. (2020). Product investigation of the gas phase ozonolysis of 1-penten-3-ol, cis-2-penten-1-ol and trans-3-hexen-1-ol. Atmospheric Environment doi:10.1016/j.atmosenv.2020.117732
- Davis dkk. (2011). Rate coefficients for the gas-phase reaction of OH with ( Z )-3-hexen-1-ol, 1-penten-3-ol, ( E )-2-penten-1-ol, and ( E )-2-hexen-1-ol between 243 and 404 K. Atmospheric Chemistry and Physics doi:10.5194/acp-11-3347-2011
- ZACHARIAS dkk. (1991). ChemInform Abstract: Reversible Allylic Rearrangement of 3‐Methyl‐1‐penten‐4‐yn‐3‐ol to 3‐ Methyl‐2‐penten‐4‐yn‐1‐ol.. ChemInform doi:10.1002/chin.199112093
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
