(R)-(-)-4-Phenyl-2-oxazolidinone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk memperoleh produk dengan struktur stereokimia tertentu. Bahan ini memiliki peran penting dalam bidang kimia organik, terutama dalam proses pembuatan senyawa yang memerlukan kontrol ketat terhadap konfigurasi ruang. Senyawa ini sering digunakan sebagai auxiliar chiral, yaitu bahan bantu yang membantu dalam pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis spesifik.
Karakteristik utama dari (R)-(-)-4-Phenyl-2-oxazolidinone adalah kestabilan struktur dan kemampuannya untuk berikatan dengan reaktan dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki sifat optik aktif yang memungkinkan pemisahan isomerisasi secara efisien. Kemampuannya untuk berfungsi sebagai pengarah stereokimia membuatnya menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang mengerjakan sintesis kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif biologis. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian sering memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis.
- Sintesis asimetris untuk pembuatan senyawa farmakologis dengan struktur spesifik
- Pembuatan isomer aktif dalam proses pengembangan obat
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia organik dalam kondisi tertentu
- Pemisahan isomer menggunakan metode kromatografi dengan bantuan chiral auxiliaries
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru melalui sintesis kontrol stereokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 90319-52-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Auxiliaries |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan suhu ruangan adalah pilihan yang paling umum. Saat memanfaatkan bahan ini, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kecelakaan.
- Thomasco dkk. (2004). The Synthesis and Antibacterial Activity of 1,3,4‐Thiadiazole Phenyl Oxazolidinone Analogues.. ChemInform doi:10.1002/chin.200413099
- Wang dkk. (2014). In vitro and intracellular activity of 4-substituted piperazinyl phenyl oxazolidinone analogues against Mycobacterium tuberculosis. Journal of Antimicrobial Chemotherapy doi:10.1093/jac/dkt539
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


