(4-Phenyl-2-oxazolidinone) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk membantu pembentukan struktur molekuler yang memiliki sifat optik aktif. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kontrol ketat terhadap stereokimia produk akhir. Sebagai chiral auxiliary, senyawa ini berperan sebagai pendamping dalam proses reaksi kimia untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi pembentukan produk dengan konfigurasi tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan dapat berfungsi sebagai pengikat dalam reaksi kimia. Karakteristik utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan reaktan dan membentuk kompleks yang memfasilitasi reaksi dengan selektivitas tinggi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis asimetris.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memenuhi kebutuhan eksperimen yang memerlukan kontrol stereokimia. Ketersediaan produk ini mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang kimia di Indonesia.
- Sintesis asimetris untuk produksi senyawa optik aktif dalam farmasi
- Reaksi kimia yang memerlukan kontrol stereokimia pada produk akhir
- Penelitian tentang struktur molekuler dan reaktivitas senyawa organik
- Pengembangan metode sintesis baru dalam bidang kimia organik
- Studi tentang efisiensi reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99395-88-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Auxiliaries |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan degradasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan kimia.
- Thomasco dkk. (2004). The Synthesis and Antibacterial Activity of 1,3,4‐Thiadiazole Phenyl Oxazolidinone Analogues.. ChemInform doi:10.1002/chin.200413099
- Wang dkk. (2014). In vitro and intracellular activity of 4-substituted piperazinyl phenyl oxazolidinone analogues against Mycobacterium tuberculosis. Journal of Antimicrobial Chemotherapy doi:10.1093/jac/dkt539
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
