1,4-Phenylene Diisocyanate (1,4-PDI) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur dua grup isosianat yang terhubung oleh rantai fenil, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan polimer, resin, dan senyawa heterosiklik. Dalam laboratorium, 1,4-PDI sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk sintesis senyawa dengan struktur tertentu, seperti polyurethane, poliamida, dan senyawa fungsi ganda.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan suhu tinggi. Karakteristik ini membuatnya harus ditangani dengan hati-hati, tetapi juga memberikan keleluasaan dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, 1,4-PDI menjadi pilihan utama dalam reaksi polimerisasi dan modifikasi molekuler.
Di laboratorium Indonesia, 1,4-PDI digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang material, farmasi, dan teknologi polimer. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahan baru atau modifikasi senyawa yang sudah ada. Ketersediaannya dalam bentuk kemasan yang praktis juga memudahkan penggunaan di berbagai jenis laboratorium, baik akademis maupun industri.
- Sintesis polimer untuk pengembangan bahan komposit dengan sifat mekanik yang baik
- Pembuatan resin epoksi yang memiliki daya tahan tinggi terhadap lingkungan ekstrem
- Reaksi polimerisasi untuk produksi bahan kemasan ramah lingkungan
- Modifikasi molekul dalam penelitian farmasi untuk pengembangan obat baru
- Penelitian material berbasis poliuretan dengan sifat termoplastik yang fleksibel
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 104-49-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
1,4-Phenylene Diisocyanate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber panas dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif terhadap air dan uap, sehingga wadah harus ditutup rapat untuk mencegah kontaminasi. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta tidak boleh dibuang ke lingkungan tanpa perlakuan khusus.
- Hashidzume dkk. (2009). Crisscross addition polymerization of alkyl aldazines and 1,4-phenylene diisocyanate. Polymer doi:10.1016/j.polymer.2009.03.025
- Moore dkk. (1991). P-Phenylene Diisocyanate. Journal of Cellular Plastics doi:10.1177/0021955x91027001142
- Dardouri dkk. (2015). Preparation, characterization and ion adsorption properties of functionalized polystyrene modified with 1,4-phenylene diisocyanate and diethylenetriamine. Chemical Papers doi:10.1515/chempap-2015-0178
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
