Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 721-04-0

2-Phenoxyacetophenone TCI P2121

2-Phenoxyacetophenone TCI P2121

Identitas Kimia

No. CAS
721-04-0
PubChem
CID 222171·SID 253662066
Rumus molekul
C14H12O2
Berat molekul
212.24 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-phenoxy-1-phenylethanone
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(=O)COC2=CC=CC=C2
InChIKey
KRSXGTAVHIDVPM-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.298.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.298.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Phenoxyacetophenone adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan ikatan karbon-karbon atau penggantian gugus fungsional. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang sangat penting dalam pengembangan senyawa baru, termasuk obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk produk kimia lainnya.

2-Phenoxyacetophenone memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti reaksi Diels-Alder, reaksi acyl transfer, atau reaksi substitusi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan ideal dalam eksperimen yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi kimia.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 2-Phenoxyacetophenone digunakan secara luas oleh peneliti kimia, mahasiswa, dan industri farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang sintesis senyawa aktif biologis dan pengembangan bahan kimia baru. Karena kegunaannya yang luas, senyawa ini menjadi bagian penting dalam kegiatan penelitian di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset di Indonesia.

  • Sintesis senyawa organik kompleks karena reaktivitas tinggi dan struktur stabil
  • Reaksi acyl transfer dalam pembentukan senyawa baru
  • Pengembangan bahan aktif biologis dalam penelitian farmasi
  • Eksperimen reaksi Diels-Alder untuk pembentukan ikatan karbon-karbon
  • Penelitian tentang senyawa kimia yang memiliki aktivitas farmakologis

Merek TCI
Nomor CAS 721-04-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung

2-Phenoxyacetophenone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini memiliki potensi iritasi. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Simpan di tempat yang kering dan sejuk untuk mempertahankan kualitas dan kestabilan senyawa.

  • Guo dkk. (1995). Ruthenium catalyzed regioselective step-growth copolymerization of 4?-methoxyacetophenone, or 4?-phenoxyacetophenone and ?, ?-dienes. Polymer Bulletin doi:10.1007/bf00963121
  • Oya dkk. (2022). Isolation and characterization of microorganisms capable of cleaving the ether bond of 2-phenoxyacetophenone. Scientific Reports doi:10.1038/s41598-022-06816-1
  • Nakagawa dkk. (2023). Draft Genome Sequence of Acinetobacter calcoaceticus TUS-SO1, a Bacterium Capable of Degrading 2-Phenoxyacetophenone. Microbiology Resource Announcements doi:10.1128/mra.00165-23

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.