TCI P2857 PEG Diamine 2000 adalah polietilena glikol (PEG) dengan gugus amina primer di kedua ujung rantainya, dengan rata-rata berat molekul sekitar 2000. PEG dikenal sebagai polimer yang larut dalam air, fleksibel, dan biokompatibel. Dengan gugus amina di kedua ujung, polimer ini menjadi reagen homobifungsional, yaitu satu molekul dapat bereaksi dengan dua pasangan reaksi sekaligus. Peran utamanya di laboratorium adalah sebagai penaut silang (crosslinker), spacer, dan penghubung dalam PEGilasi, konjugasi biomolekul, serta pembuatan hidrogel.
Gugus amina primer mudah bereaksi dengan ester NHS, asam karboksilat yang diaktifkan dengan EDC, aldehida, isotiosianat, dan epoksida. Karena itu, PEG diamina sangat serbaguna untuk merangkai dua molekul atau menautkan polimer menjadi jaringan tiga dimensi. Panjang rantai sekitar 2000 tergolong pendek hingga sedang. Rantai ini cukup panjang untuk memberi fleksibilitas dan menahan adsorpsi protein, tetapi cukup pendek untuk menghasilkan jaringan hidrogel yang lebih rapat. Sifat hidrofilik PEG juga membantu meningkatkan kelarutan dalam air molekul yang ditautkan padanya.
Di Indonesia, minat terhadap biomaterial, sistem penghantaran obat, dan rekayasa jaringan terus tumbuh di fakultas farmasi, kedokteran, teknik kimia, dan lembaga riset nasional. PEG Diamine 2000 dapat menjadi titik awal untuk membuat hidrogel, memodifikasi permukaan nanopartikel, atau merancang konjugat obat-polimer dalam skala riset. Kemasan 1 g memadai untuk banyak percobaan formulasi skala kecil. Bahan ini juga bisa dibandingkan dengan varian 5000 dan 8000 untuk mempelajari pengaruh panjang rantai.
Brosur TCI (PDF)
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 6
- Monomers 2025-05-28 · hal. 33
Produk TCI terkait
- Pembuatan hidrogel PEG: gugus amina di kedua ujung dapat bereaksi dengan PEG ber-ester NHS atau penaut multifungsi lain sehingga membentuk jaringan hidrogel dengan kerapatan yang relatif tinggi.
- Modifikasi permukaan nanopartikel dan material: satu ujung amina menempel ke permukaan teraktivasi, sedangkan ujung lainnya tetap bebas untuk menautkan ligan, antibodi, atau molekul penanda.
- Penaut atau spacer dalam konjugasi biomolekul: rantai PEG yang fleksibel dan hidrofilik memberi jarak antara dua molekul sehingga mengurangi hambatan sterik dan mempertahankan fungsi biologis masing-masing.
- Pengembangan sistem penghantaran obat: PEG diamina dapat menautkan obat atau polimer pembawa sehingga kelarutan dalam air meningkat dan interaksi tak spesifik dengan protein dapat berkurang.
- Sintesis kopolimer dan poliamida: sebagai monomer bifungsional, PEG diamina dapat direaksikan dengan diasam atau diisosianat untuk membentuk kopolimer blok yang mengandung segmen PEG hidrofilik.
| Merek | TCI (kode produk P2857) |
|---|---|
| Nomor CAS | 24991-53-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > PEGylation |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | padatan polimer (rata-rata berat molekul sekitar 2000) |
| Penyimpanan | dingin, kering, tertutup rapat, sebaiknya di bawah gas inert |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, pada suhu dingin sesuai label dan SDS, terlindung dari kelembapan dan cahaya. Sebaiknya simpan di bawah nitrogen atau argon karena PEG higroskopis dan gugus amina dapat bereaksi perlahan dengan CO2 di udara. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalamnya. Gunakan spatula bersih dan sarung tangan nitril. Siapkan larutan stok sesaat sebelum digunakan, atau simpan dalam porsi kecil untuk mencegah pembekuan-pencairan berulang.
- Fernandez-Fernandez dkk. (2014). Covalent IR820-PEG-diamine nanoconjugates for theranostic applications in cancer. International Journal of Nanomedicine doi:10.2147/ijn.s69550
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







