TCI P2859 PEG Dithiol 2000 adalah polietilena glikol yang kedua ujung rantainya membawa gugus tiol (-SH), dengan rata-rata berat molekul sekitar 2000. Gugus tiol adalah salah satu gugus fungsi paling berguna dalam kimia biokonjugasi. Gugus ini bereaksi cepat dan selektif dengan maleimida, akrilat, dan vinil sulfon, mudah membentuk ikatan disulfida, serta terikat kuat pada permukaan emas dan logam mulia lainnya. Karena bifungsional, PEG dithiol berperan penting sebagai penaut silang dalam pembuatan hidrogel dan sebagai penghubung dalam modifikasi permukaan.
Keunggulan utama PEG dithiol adalah kemampuannya ikut dalam reaksi kimia "klik" seperti adisi Michael tiol-maleimida dan reaksi tiol-ena. Reaksi-reaksi ini berlangsung dalam kondisi lunak, di dalam air, pada pH mendekati fisiologis, dan tanpa produk samping yang berbahaya. Kondisi ini cocok untuk mengenkapsulasi sel atau protein di dalam hidrogel. Rantai sekitar 2000 relatif pendek sehingga menghasilkan jaringan yang lebih rapat dan kaku. Ikatan disulfida yang terbentuk dari tiol juga dapat diputus oleh reduktor, sehingga jaringan dapat dirancang agar responsif terhadap lingkungan reduktif.
Di laboratorium Indonesia, PEG Dithiol 2000 relevan untuk kelompok riset rekayasa jaringan, nanomedisin, biosensor, dan farmasetika. Peneliti biosensor misalnya dapat memanfaatkan ikatan tiol-emas untuk menyiapkan elektroda atau nanopartikel emas berlapis PEG. Sementara itu, tim biomaterial dapat membuat hidrogel tiol-maleimida untuk kultur sel. Kemasan 1 g cukup untuk serangkaian formulasi awal dan optimasi rasio penaut silang dalam skala riset.
Brosur TCI (PDF)
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 6
- Monomers 2025-05-28 · hal. 27
Produk TCI terkait
- PEG Dithiol 8000, CAS 68865-60-1, TCI P2861
- PEG Dithiol 5000, CAS 68865-60-1, TCI P2860
- TCI P2862 24991-53-5 PEG Diamine 8000
- PEG Diamine 2000, CAS 24991-53-5, TCI P2857
- Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 4000, CAS 9004-74-4, TCI P2187
- Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 2000, CAS 9004-74-4, TCI P2186
- Hidrogel tiol-maleimida dan tiol-akrilat: kedua gugus tiol bereaksi cepat dengan PEG multi-lengan berujung maleimida atau akrilat, sehingga membentuk hidrogel rapat dalam kondisi lunak yang ramah sel.
- Fungsionalisasi nanopartikel emas dan permukaan logam: gugus tiol terikat kuat pada emas sehingga PEG dithiol dapat menstabilkan partikel atau menjembatani dua permukaan logam dalam studi nanomaterial.
- Jaringan polimer responsif reduksi: tiol dapat dioksidasi membentuk ikatan disulfida yang terputus oleh glutation atau DTT, sehingga cocok untuk riset pelepasan obat terkontrol.
- Fotopolimerisasi tiol-ena: PEG dithiol bereaksi dengan norbornena atau alkena lain di bawah sinar UV bersama fotoinisiator, sehingga hidrogel dapat dibentuk dan dipola secara spasial dengan presisi.
- Konstruksi biosensor elektrokimia dan optik: lapisan PEG bertiol pada elektroda emas mengurangi adsorpsi tak spesifik dan menyediakan titik tambat untuk pengenal biologis seperti antibodi atau aptamer.
| Merek | TCI (kode produk P2859) |
|---|---|
| Nomor CAS | 68865-60-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > PEGylation |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | padatan polimer (rata-rata berat molekul sekitar 2000) |
| Penyimpanan | dingin, kering, di bawah gas inert, terlindung dari udara dan cahaya |
Gugus tiol mudah teroksidasi oleh oksigen udara menjadi disulfida. Karena itu, simpan PEG dithiol dalam wadah tertutup rapat di bawah nitrogen atau argon, pada suhu dingin sesuai label dan SDS, serta terlindung dari cahaya dan kelembapan. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka, lalu ambil secukupnya dan segera isi ulang dengan gas inert. Larutkan dalam buffer yang sudah dihilangkan gasnya sesaat sebelum dipakai. Senyawa tiol dapat berbau, jadi bekerjalah di ruang berventilasi baik dengan sarung tangan nitril dan kacamata pengaman.
—








