Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 141-22-0

Ricinoleic Acid, CAS 141-22-0, TCI R0027

Ricinoleic Acid, CAS 141-22-0, TCI R0027

Identitas Kimia

No. CAS
141-22-0
PubChem
CID 643684·SID 87575604
Rumus molekul
C18H34O3
Berat molekul
298.5 g/mol
Kemurnian
>80.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(Z,12R)-12-hydroxyoctadec-9-enoic acid
SMILES
CCCCCC[C@H](C/C=C\CCCCCCCC(=O)O)O
InChIKey
WBHHMMIMDMUBKC-QJWNTBNXSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Ricinoleic Acid TCI R0027 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material ilmu dan teknologi. Senyawa ini merupakan asam lemak tak jenuh yang memiliki struktur molekuler unik dan sifat kimia yang sangat menarik. Dalam laboratorium, Ricinoleic Acid sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan bahan komposit, bahan elektroda, dan bahan penelitian tentang kuantum dot. Karena sifatnya yang dapat berinteraksi dengan berbagai senyawa lain, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian inovatif.

Ricinoleic Acid memiliki karakteristik yang membuatnya sangat diminati dalam penelitian ilmiah. Senyawa ini memiliki titik leleh yang relatif rendah, sehingga mudah dalam proses pemanasan dan pengolahan. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat polar yang tinggi, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etanol atau eter. Sifat ini memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis bahan baru. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi, Ricinoleic Acid TCI R0027 cocok untuk penelitian yang membutuhkan akurasi dan kualitas tinggi.

Di laboratorium Indonesia, Ricinoleic Acid digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang teknologi material dan ilmu kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan bahan baru, penelitian tentang kuantum dot, dan pengujian sifat fisik dan kimia bahan komposit. Dengan adanya Ricinoleic Acid, peneliti Indonesia dapat mengakses bahan baku berkualitas tinggi yang mendukung inovasi ilmiah dan teknologi.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian tentang sifat fisik dan kimia bahan komposit
  • Pengembangan bahan elektroda untuk sel bahan bakar
  • Sintesis kuantum dot untuk aplikasi optoelektronik
  • Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam reaksi kimia
  • Penelitian tentang sifat hidrofobik dan hidrofilik permukaan

Merek TCI
Nomor CAS 141-22-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents
Ukuran kemasan 25mL, 500mL
Bentuk fisik Cairan jernih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi

Ricinoleic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpan senyawa ini bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau korosif.

  • Salih dkk. (2022). Optimization of High Yield Epoxidation of Malaysian Castor Bean Ricinoleic Acid with Performic Acid. Indonesian Journal of Chemistry doi:10.22146/ijc.68592
  • Wang dkk. (2017). Synthesis of Ricinoleic Acid Estolides by the Esterification of Ricinoleic Acids Using Functional Acid Ionic Liquids as Catalysts. Journal of Oleo Science doi:10.5650/jos.ess17031
  • Blin-Perrin (2000). Metabolism of ricinoleic acid into γ-decalactone: β-oxidation and long chain acyl intermediates of ricinoleic acid in the genus Sporidiobolus sp.. FEMS Microbiology Letters doi:10.1016/s0378-1097(00)00212-3

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.