Monosodium Succinate dari TCI adalah garam mononatrium dari asam suksinat. Hanya satu dari dua gugus karboksilnya yang ternetralisasi, sedangkan gugus lainnya tetap dalam bentuk asam. Senyawa ini tergolong building block non-heterosiklik dan menempati posisi di antara asam suksinat bebas dan garam dinatriumnya. Di laboratorium, monosodium suksinat dipakai sebagai komponen buffer, sumber ion suksinat dalam larutan, bahan penelitian pangan, dan zat antara untuk sintesis turunan suksinat yang memerlukan satu gugus karboksil bebas.
Bahan ini dipilih karena karakter amfoternya yang unik. Ia memiliki satu gugus karboksilat bermuatan dan satu gugus karboksil asam. Sifat ini membuat larutannya secara alami berada pada rentang pH yang sesuai untuk buffer suksinat, sehingga penyiapan buffer menjadi lebih sederhana. Senyawa ini berupa padatan yang larut dalam air dan mudah ditimbang. Keberadaan satu gugus asam bebas juga membuka peluang modifikasi kimia selektif pada salah satu ujung molekul dalam penelitian sintesis.
Di Indonesia, Monosodium Succinate relevan bagi laboratorium biokimia, teknologi pangan, farmasi, dan kimia analitik. Peneliti formulasi dapat memakainya untuk mengatur pH sediaan. Laboratorium pangan dapat mengkajinya sebagai komponen cita rasa gurih. Laboratorium biokimia dapat menggunakannya dalam penyiapan buffer dan media. Kemasan 25g sesuai untuk penjajakan awal, sedangkan 500g lebih ekonomis untuk pemakaian rutin.
Produk TCI terkait
- Mononatrium Maleat Trihidrat – Monosodium Maleate Trihydrate, CAS 3105-55-3, TCI M0016
- Dinatrium Suksinat Heksahidrat – Disodium Succinate Hexahydrate, CAS 6106-21-4, TCI S0105
- Monosodium 2-Sulfoterephthalate, CAS 19089-60-2, TCI S0419
- Monosodium 5-Sulfoisophthalate, CAS 6362-79-4, TCI S0148
- Diisopropyl Succinate, CAS 924-88-9, TCI S0269
- Didodesil Suksinat – Didodecyl Succinate, CAS 5980-15-4, TCI S0255
- Penyiapan buffer suksinat: karena sudah setengah ternetralisasi, garam ini memudahkan pembuatan buffer suksinat dengan sedikit penyesuaian pH untuk percobaan biokimia dan analitik.
- Formulasi sediaan farmasi dan kosmetik: senyawa ini dapat dipakai sebagai pengatur pH dalam penelitian formulasi yang memerlukan sistem buffer berbasis asam organik yang lembut.
- Penelitian cita rasa pangan: suksinat dikenal sebagai komponen rasa gurih, sehingga garam ini berguna dalam kajian sensori dan pengembangan bahan penguat rasa.
- Sintesis turunan monoester atau monoamida: satu gugus karboksil bebas memungkinkan modifikasi selektif pada satu ujung molekul dalam penelitian sintesis organik.
- Media dan substrat biokimia: garam yang larut dalam air ini menyediakan ion suksinat untuk uji enzim dan media kultur tanpa mengubah pH larutan secara ekstrem.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2922-54-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk/kristal) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan Monosodium Succinate dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. Lindungi dari kelembapan agar bahan tidak menggumpal atau berubah berat akibat menyerap air. Wadah kaca atau plastik HDPE bertutup rapat sesuai untuk penyimpanan jangka panjang. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Saat menimbang, hindari terbentuknya debu dan jangan menghirup serbuk. Gunakan kacamata pelindung, sarung tangan, dan jas laboratorium, lalu ikuti petunjuk SDS produsen untuk penanganan dan pembuangan.
- Masui dkk. (1990). EFFECTS OF MONOSODIUM SUCCINATE, DISODIUM SUCCINATE, AND SUCCINIC ACID ON URINARY BLADDER CARCINOGENESIS IN <i>N</i>-BUTYL-<i>N</i>-(4-HYDROXYBUTYL)-NITROSAMINE-INITIATED, UNILATERALLY URETER-LIGATED RATS. Journal of Toxicologic Pathology doi:10.1293/tox.3.105
- Maekawa dkk. (1990). Lack of toxicity/carcinogenicity of monosodium succinate in F344 rats. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/0278-6915(90)90035-l
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








