Sodium Hydrogen Carbonate (NaHCO₃), dengan nomor CAS 144-55-8, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium di Indonesia. Bahan ini memiliki sifat basa lemah dan digunakan sebagai bahan reaktif dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam proses hidrolisis dan reaksi asam-basa. Sodium Hydrogen Carbonate juga sering digunakan sebagai bahan pengatur pH dalam larutan, sehingga sangat penting dalam analisis kimia dan sintesis senyawa.
Sodium Hydrogen Carbonate memiliki karakteristik fisik yang stabil dan mudah tersedia dalam bentuk padat. Senyawa ini tidak beracun dan memiliki daya larut yang cukup baik dalam air, sehingga mudah digunakan dalam berbagai skala eksperimen. Karena sifatnya yang tidak korosif dan tidak mengandung bahan berbahaya, sodium hydrogen carbonate menjadi pilihan yang aman dan praktis untuk laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, sodium hydrogen carbonate digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti kimia analitik, farmasi, dan industri makanan. Bahan ini sering digunakan dalam pembuatan larutan buffer, proses fermentasi, serta dalam eksperimen yang memerlukan pengaturan pH. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi dan laboratorium penelitian.
Brosur TCI (PDF)
- Sulfonium Salt for Both Trifluoromethylation and Mesitylation 2025-01-07 · hal. 1
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 9
Produk TCI terkait
- Natrium Karbonat – Sodium Carbonate, CAS 497-19-8, TCI S0560
- Sesium Karbonat – Cesium Carbonate, CAS 534-17-8, TCI C2160
- Stronsium Karbonat – Strontium Carbonate, CAS 1633-05-2, TCI T4100
- Timbal(II) Karbonat – Lead(II) Carbonate, CAS 598-63-0, TCI L0451
- Bismut Karbonat Oksida – Bismuth Carbonate Oxide, CAS 5892-10-4, TCI B6578
- Barium Karbonat – Barium Carbonate, CAS 513-77-9, TCI B6426
- Bahan pengatur pH dalam larutan kimia untuk eksperimen analitik
- Komponen utama dalam pembuatan larutan buffer untuk reaksi kimia stabil
- Bahan bantu dalam proses hidrolisis senyawa organik
- Bahan reaktif dalam sintesis senyawa anorganik
- Penggunaan dalam proses fermentasi untuk mengontrol lingkungan reaksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 144-55-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 300g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari kelembapan |
Sodium Hydrogen Carbonate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara untuk mencegah penyerapan kelembapan. Bahan ini tidak beracun dan tidak berbahaya dalam penggunaan normal, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan mata atau kulit. Dalam laboratorium, bahan ini harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta dijauhkan dari bahan kimia yang bersifat asam untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Nelson (2018). What Is Sodium Hydrogen Carbonate?. Science Trends doi:10.31988/scitrends.9818
- Kagi dkk. (2005). Pressure Response on Hydrogen Bonds in Potassium Hydrogen Carbonate and Sodium Hydrogen Carbonate. Journal of Neutron Research doi:10.1080/10238160412331297782
- ITO dkk. (2011). Bleaching using 30% hydrogen peroxide and sodium hydrogen carbonate. Dental Materials Journal doi:10.4012/dmj.2010-124
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Referensi dari brosur TCI
- Shi‐Meng Wang. Palladium‐Catalyzed Arylation of Arylboronic Acids with Yagupolskii–Umemoto Reagents Chemistry – A European Journal, 2016. doi:10.1002/chem.201600991








