Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 637-01-4

N,N,N',N'-Tetramethyl-1,4-phenylenediamine Dihydrochloride, CAS 637-01-4, TCI T0151

N,N,N',N'-Tetramethyl-1,4-phenylenediamine Dihydrochloride, CAS 637-01-4, TCI T0151

Identitas Kimia

No. CAS
637-01-4
PubChem
CID 71561·SID 87576151
Rumus molekul
C10H18Cl2N2
Berat molekul
237.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-N,1-N,4-N,4-N-tetramethylbenzene-1,4-diamine;dihydrochloride
SMILES
CN(C)C1=CC=C(C=C1)N(C)C.Cl.Cl
InChIKey
FBHKTSXMTASXFJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 584.850,00
Harga reguler Rp 408.450,00 Harga obral Rp 584.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

N,N,N',N'-Tetramethyl-1,4-phenylenediamine Dihydrochloride dari TCI adalah garam dihidroklorida dari TMPD. TMPD adalah turunan p-fenilenadiamina yang kedua atom nitrogennya masing-masing membawa dua gugus metil. Senyawa ini terkenal sebagai donor elektron yang mudah dioksidasi menjadi radikal kation berwarna biru tua yang disebut Wurster's Blue. Di laboratorium, sifat ini membuatnya sangat berguna sebagai reagen uji oksidase dalam mikrobiologi, mediator redoks dalam biokimia, dan senyawa model dalam elektrokimia.

Bahan ini dipilih karena oksidasi satu elektronnya berlangsung cepat dan reversibel, serta menghasilkan perubahan warna yang mudah diamati, baik secara visual maupun spektrofotometri. Dalam uji oksidase bakteri, TMPD menyerahkan elektron ke sitokrom c dan berubah menjadi biru-ungu bila organisme memiliki sitokrom c oksidase. Bentuk garam dihidroklorida lebih stabil dan lebih mudah larut dalam air dibandingkan basa bebasnya, sehingga praktis untuk dibuat larutan reagen segar. Meski begitu, bahan ini tetap peka terhadap udara dan cahaya.

Di Indonesia, reagen ini banyak dibutuhkan oleh laboratorium mikrobiologi klinik, mikrobiologi pangan, kesehatan hewan, dan perikanan untuk identifikasi bakteri. Contohnya adalah membedakan Pseudomonas, Vibrio, dan Neisseria yang oksidase-positif dari Enterobacteriaceae yang oksidase-negatif. Laboratorium biokimia dan elektrokimia di perguruan tinggi juga memakainya untuk studi rantai respirasi dan transfer elektron. Kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g memudahkan pemakaian sesuai kebutuhan, termasuk kemasan kecil agar stok selalu segar.

  • Uji oksidase bakteri: TMPD dioksidasi oleh sitokrom c oksidase menjadi warna biru-ungu, sehingga menjadi reagen klasik untuk identifikasi cepat bakteri Gram-negatif.
  • Pengukuran aktivitas sitokrom c oksidase: bersama askorbat, TMPD berfungsi sebagai donor elektron buatan untuk mengukur respirasi mitokondria dan aktivitas kompleks IV.
  • Mediator redoks elektrokimia: oksidasi satu elektronnya yang reversibel menjadikannya senyawa model dalam voltametri siklik dan studi transfer elektron.
  • Indikator spektrofotometri oksidan: pembentukan radikal Wurster's Blue yang berwarna kuat dapat dipakai untuk mendeteksi atau menguji spesies pengoksidasi dan peroksidase.
  • Studi radikal kation organik: TMPD adalah senyawa model untuk mempelajari kestabilan radikal kation, spektroskopi EPR, dan kompleks transfer muatan.

Merek TCI (kode produk T0151)
Nomor CAS 637-01-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g, 25g
Bentuk fisik padatan (garam dihidroklorida)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, udara, dan kelembapan, di tempat sejuk dan kering

Garam TMPD peka terhadap udara, cahaya, dan kelembapan. Bila teroksidasi, warnanya berubah menjadi gelap kebiruan. Simpan dalam botol gelap atau terlindung cahaya yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, dan bila memungkinkan di bawah gas inert. Larutan reagen oksidase sebaiknya dibuat segar sebelum dipakai, karena larutan yang lama dapat memberi hasil positif palsu. Senyawa ini berbahaya bila tertelan atau terkena kulit, jadi gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium.

—