2,4,6-Tribromoaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Senyawa ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi industri dan penelitian, termasuk dalam pembuatan bahan kimia intermediat dan produk kimia kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting, karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reagen dan menghasilkan senyawa baru dengan struktur yang lebih kompleks.
2,4,6-Tribromoaniline memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi reaksi. Senyawa ini juga memiliki struktur aromatik yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, 2,4,6-Tribromoaniline digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi penelitian dan perguruan tinggi. Bahan ini sering dipakai dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan bahan kimia, dan studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen yang memerlukan bahan dasar kimia ini.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian kimia organik
- Pembuatan bahan kimia intermediat dalam industri farmasi
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam studi mekanisme reaksi
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri dan lingkungan
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa bromoaniline dalam berbagai kondisi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 147-82-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2,4,6-Tribromoaniline harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Wadah penyimpanan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam, dan harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan kerja.
- Alsabbagh dkk. (1992). Formation of brominated dioxins and brominated phenazines from pyrolyses of 2,4,6-tribromoaniline and N-(tribromophenyl) maleimide. Chemosphere doi:10.1016/0045-6535(92)90405-g
- Kádár dkk. (2001). The electrochemical oxidation of 4-bromoaniline, 2,4-dibromoaniline, 2,4,6-tribromoaniline and 4-iodoaniline in acetonitrile solution. Electrochimica Acta doi:10.1016/s0013-4686(01)00538-2
- Weisz dkk. (2004). Determination of 2,4,6-tribromoaniline in the color additives D&C Red Nos. 21 and 22 (Eosin Y) using solid-phase microextraction and gas chromatography-mass spectrometry. Journal of Chromatography A doi:10.1016/j.chroma.2004.09.065
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



