2,4,6-Trichloroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia sintetik. Sebagai salah satu bahan dasar (building block) dalam kimia organik, senyawa ini sering digunakan untuk sintesis senyawa heterosiklik, obat-obatan, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai substrat atau reaktan dalam berbagai reaksi substitusi, reduksi, dan reaksi kondensasi.
Karena memiliki struktur aromatik dengan substituen klorin di tiga posisi, 2,4,6-Trichloroaniline memiliki sifat kimia yang stabil namun masih dapat bereaksi dengan berbagai reagen seperti basa, logam alkali, atau senyawa halida. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan reaktivitas terkendali. Selain itu, senyawa ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam proses pemanasan dan pendinginan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2,4,6-Trichloroaniline digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pengembangan senyawa farmakologis, bahan baku industri, dan studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Bahan ini sering diakses oleh peneliti dan mahasiswa yang bekerja di bidang kimia organik dan sintesis.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi substitusi aromatik dalam kimia organik
- Pembuatan bahan baku industri kimia seperti pewarna dan bahan plastik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dengan substituen halogen
- Pengujian kualitas dan sifat kimia senyawa dalam analisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 634-93-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2,4,6-Trichloroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit, mata, atau saluran napas. Penggunaan masker dan sarung tangan yang tepat dianjurkan saat menangani bahan ini. Penyimpanan di tempat yang sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas dan keamanan bahan.
- Kádár (2001). The electrochemical oxidation of 4-chloroaniline, 2,4-dichloroaniline and 2,4,6-trichloroaniline in acetonitrile solution. Electrochimica Acta doi:10.1016/s0013-4686(00)00715-5
- Payá-Pérez dkk. (1992). Sorption of 3,4,5-trichloroaniline in a soil profile. Science of The Total Environment doi:10.1016/0048-9697(92)90174-q
- Lo dkk. (1991). Trichloroaniline effects on renal function in vivo and in vitro. Toxicology Letters doi:10.1016/0378-4274(91)90206-l
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
