2,3,4-Trichloroaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur anilina dengan tiga klorin yang ditempatkan pada posisi 2, 3, dan 4 pada rantai aromatiknya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti senyawa obat, bahan plastik, atau bahan kimia industri. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi katalitik.
2,3,4-Trichloroaniline memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaksi kimia seperti substitusi elektrofilik, reduksi, dan reaksi coupling. Senyawa ini juga memiliki titik leleh yang relatif tinggi dan kelarutan yang terbatas dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol suhu dan kondisi reaksi yang spesifik. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan kimia yang memadai, sehingga dapat digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia, ilmuwan farmasi, dan mahasiswa tingkat akhir dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa organik dan pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam sintesis senyawa aromatik
- Pembuatan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan dasar cat
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi farmasi dan farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 634-67-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,3,4-Trichloroaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus disimpan dalam wadah yang tidak menyerap kelembapan dan tidak berisiko terkontaminasi. Penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker, serta di bawah pengawasan ketat di laboratorium.
- Kádár (2001). The electrochemical oxidation of 4-chloroaniline, 2,4-dichloroaniline and 2,4,6-trichloroaniline in acetonitrile solution. Electrochimica Acta doi:10.1016/s0013-4686(00)00715-5
- Wang (2011). Picric acid–2,4,6-trichloroaniline (1/1). Acta Crystallographica Section E Structure Reports Online doi:10.1107/s160053681100571x
- Lo dkk. (1991). Trichloroaniline effects on renal function in vivo and in vitro. Toxicology Letters doi:10.1016/0378-4274(91)90206-l
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

