Thiazolidine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, dan merupakan salah satu bahan dasar penting dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membentuk struktur heterosiklik yang lebih kompleks, seperti senyawa thiazolidinone atau senyawa yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, Thiazolidine digunakan sebagai bahan bantu untuk membangun struktur molekul yang diperlukan dalam penelitian farmakologi, kimia organik, dan sintesis senyawa baru.
Thiazolidine memiliki struktur kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia, sehingga memudahkan proses sintesis. Bahan ini juga memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memungkinkan peneliti untuk mengontrol reaksi secara efektif. Karena sifatnya yang mudah bereaksi dan keberagaman aplikasinya, Thiazolidine menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium.
Di Indonesia, Thiazolidine digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan biokimia, karena kegunaannya yang luas dan keandalan dalam proses sintesis. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk memperoleh bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Produk TCI terkait
- 3-Ethyl (-)-Thiazolidine-3,4-dicarboxylate, CAS 127657-29-8, TCI T1974
- Thiazolidine-2,4-dicarboxylic Acid, CAS 30097-06-4, TCI T1325
- Thiazolidine-2-carboxylic Acid, CAS 16310-13-7, TCI T1324
- Thiazolidin-2-one, CAS 2682-49-7, TCI T3926
- 2,4-Thiazolidinedione, CAS 2295-31-0, TCI T1990
- 5-(4-Hydroxybenzyl)-2,4-thiazolidinedione, CAS 74772-78-4, TCI H1299
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Pembentukan struktur kimia kompleks dalam reaksi organik
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis seperti antijamur atau antiviral
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia
- Penggunaan dalam eksperimen kimia untuk memahami sifat dan perilaku senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 504-78-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Thiazolidine harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering untuk mencegah degradasi. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena sifat kimia yang mungkin bersifat iritatif. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia yang reaktif untuk mencegah reaksi tidak terduga.
- Kadium dkk. (2022). Design, synthesis and characterization of some novel thiazolidine-2,4-dione derivatives as antidiabetic agents. Acta Poloniae Pharmaceutica - Drug Research doi:10.32383/appdr/145368
- Kumar dkk. (2006). Microwave Induced Synthesis of the Thiazolidine‐2,4‐dione Motif and the Efficient Solvent Free‐Solid Phase Parallel Syntheses of 5‐Benzylidene‐thiazolidine‐2,4‐dione and 5‐Benzylidene‐2‐thioxo‐thiazolidine‐4‐one Compounds.. ChemInform doi:10.1002/chin.200651103
- KIBBEL dkk. (1994). ChemInform Abstract: Studies on Thiazolidine‐4,5‐dithiones. Synthesis of 5‐ Hydrazonothiazolidine‐4‐thiones and 5‐Unsubstituted Thiazolidine‐4‐ thiones.. ChemInform doi:10.1002/chin.199422149
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








