Rumus Titrasi Asam Basa dan Kalkulatornya
Rumus Titrasi Asam Basa dan Kalkulatornya
Hitung konsentrasi atau volume pada titik ekivalen titrasi asam basa. Lengkap dengan pemilihan indikator dan standardisasi NaOH.
Apa itu titrasi asam basa?
Titrasi adalah cara menentukan konsentrasi larutan dengan mereaksikannya dengan larutan lain yang konsentrasinya sudah diketahui (larutan standar atau titran). Titran ditambahkan sedikit demi sedikit dari buret sampai tercapai titik ekivalen, yaitu saat jumlah ekivalen asam sama dengan jumlah ekivalen basa. Titik akhir titrasi ditandai perubahan warna indikator.
Rumus titrasi
Contoh soal titrasi
Contoh 1: HCl dengan NaOH
25 mL HCl dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Titik akhir tercapai setelah 20 mL NaOH. Berapa molaritas HCl?
- Ma × 25 × 1 = 0,1 × 20 × 1
- Ma = 2 ÷ 25 = 0,08 M
Jawaban: 0,08 M.
Contoh 2: H2SO4 dengan NaOH
10 mL H2SO4 tepat dinetralkan oleh 15 mL NaOH 0,2 M. Berapa molaritas H2SO4?
- Ma × 10 × 2 = 0,2 × 15 × 1
- Ma = 3 ÷ 20 = 0,15 M
Jawaban: 0,15 M (0,30 N).
Contoh 3: standardisasi NaOH dengan KHP
0,4084 g kalium hidrogen ftalat (KHP, Mr 204,22, valensi 1) memerlukan 20,00 mL NaOH. Berapa molaritas NaOH?
- n KHP = 0,4084 ÷ 204,22 = 0,002000 mol
- n NaOH = n KHP = 0,002000 mol
- M NaOH = 0,002000 ÷ 0,02000 L = 0,1000 M
Jawaban: 0,1000 M.
Memilih indikator
| Indikator | Trayek pH | Perubahan warna | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Fenolftalein (PP) | 8,2 – 10,0 | tak berwarna → merah muda | asam kuat/lemah dengan basa kuat |
| Metil merah | 4,4 – 6,2 | merah → kuning | asam kuat dengan basa lemah |
| Metil oranye (jingga metil) | 3,1 – 4,4 | merah → kuning | asam kuat dengan basa lemah, karbonat |
| Bromtimol biru (BTB) | 6,0 – 7,6 | kuning → biru | asam kuat dengan basa kuat |
Pilih indikator yang trayek pH-nya mencakup pH titik ekivalen. Titrasi asam lemah dengan basa kuat memiliki titik ekivalen di atas pH 7, sehingga fenolftalein lebih tepat daripada metil oranye. Untuk titrasi kurva pH yang presisi, gunakan pH meter.
Langkah titrasi yang benar
- Bilas buret dengan sedikit titran, isi, lalu buang gelembung udara di ujungnya.
- Ambil larutan sampel dengan pipet volumetrik ke labu Erlenmeyer, tambahkan 2–3 tetes indikator.
- Teteskan titran sambil menggoyang labu. Melambatlah saat warna mulai bertahan lebih lama.
- Hentikan saat warna berubah permanen selama 30 detik, catat volume dengan membaca meniskus sejajar mata.
- Ulangi minimal tiga kali (triplo) dan pakai rata-rata hasil yang selisihnya ≤ 0,10 mL.
Pertanyaan umum
Apa beda titik ekivalen dan titik akhir titrasi?
Titik ekivalen adalah titik teoretis saat asam dan basa tepat habis bereaksi. Titik akhir adalah saat indikator berubah warna. Indikator yang tepat membuat keduanya hampir sama.
Apa itu larutan baku primer?
Zat yang sangat murni, stabil, dan bisa ditimbang langsung untuk membuat larutan dengan konsentrasi tepat, misalnya KHP, Na2CO3, dan asam oksalat.
Apakah rumus ini berlaku untuk titrasi redoks?
Ya, dengan mengganti valensi menjadi jumlah elektron yang dipertukarkan, atau langsung memakai normalitas: N1 × V1 = N2 × V2.
Berapa ketelitian buret?
Buret kelas A 50 mL umumnya memiliki toleransi ± 0,05 mL dan dibaca sampai 0,01 mL.
Siapkan larutan dengan reagen grade analitik
AMI Scientific adalah salah satu distributor resmi TCI di Indonesia. Reagen dengan CoA & SDS per lot, penawaran resmi, dan faktur pajak untuk kampus serta laboratorium.
Rumus & kalkulator lain: molaritas, mol, molalitas, normalitas, pengenceran, pH, penyangga, Mr (massa molar), ppm, fraksi mol, persen massa, tabel periodik, MSDS bahan kimia.