Rumus Titrasi Asam Basa dan Kalkulatornya

Kalkulator kimia gratis

Rumus Titrasi Asam Basa dan Kalkulatornya

Hitung konsentrasi atau volume pada titik ekivalen titrasi asam basa. Lengkap dengan pemilihan indikator dan standardisasi NaOH.

HCl = 1, H2SO4 = 2
NaOH = 1, Ca(OH)2 = 2
Isi kolom di atas untuk melihat hasil dan langkah hitungnya.

Apa itu titrasi asam basa?

Titrasi adalah cara menentukan konsentrasi larutan dengan mereaksikannya dengan larutan lain yang konsentrasinya sudah diketahui (larutan standar atau titran). Titran ditambahkan sedikit demi sedikit dari buret sampai tercapai titik ekivalen, yaitu saat jumlah ekivalen asam sama dengan jumlah ekivalen basa. Titik akhir titrasi ditandai perubahan warna indikator.

Rumus titrasi

Ma × Va × a = Mb × Vb × bsama dengan Na × Va = Nb × Vb
Ma, Mbmolaritas asam dan basa (M)Va, Vbvolume asam dan basa (satuan sama)avalensi asam, jumlah H+ (HCl = 1, H2SO4 = 2)bvalensi basa, jumlah OH- (NaOH = 1, Ca(OH)2 = 2)

Contoh soal titrasi

Contoh 1: HCl dengan NaOH

25 mL HCl dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Titik akhir tercapai setelah 20 mL NaOH. Berapa molaritas HCl?

  1. Ma × 25 × 1 = 0,1 × 20 × 1
  2. Ma = 2 ÷ 25 = 0,08 M

Jawaban: 0,08 M.

Contoh 2: H2SO4 dengan NaOH

10 mL H2SO4 tepat dinetralkan oleh 15 mL NaOH 0,2 M. Berapa molaritas H2SO4?

  1. Ma × 10 × 2 = 0,2 × 15 × 1
  2. Ma = 3 ÷ 20 = 0,15 M

Jawaban: 0,15 M (0,30 N).

Contoh 3: standardisasi NaOH dengan KHP

0,4084 g kalium hidrogen ftalat (KHP, Mr 204,22, valensi 1) memerlukan 20,00 mL NaOH. Berapa molaritas NaOH?

  1. n KHP = 0,4084 ÷ 204,22 = 0,002000 mol
  2. n NaOH = n KHP = 0,002000 mol
  3. M NaOH = 0,002000 ÷ 0,02000 L = 0,1000 M

Jawaban: 0,1000 M.

Memilih indikator

IndikatorTrayek pHPerubahan warnaCocok untuk
Fenolftalein (PP)8,2 – 10,0tak berwarna → merah mudaasam kuat/lemah dengan basa kuat
Metil merah4,4 – 6,2merah → kuningasam kuat dengan basa lemah
Metil oranye (jingga metil)3,1 – 4,4merah → kuningasam kuat dengan basa lemah, karbonat
Bromtimol biru (BTB)6,0 – 7,6kuning → biruasam kuat dengan basa kuat

Pilih indikator yang trayek pH-nya mencakup pH titik ekivalen. Titrasi asam lemah dengan basa kuat memiliki titik ekivalen di atas pH 7, sehingga fenolftalein lebih tepat daripada metil oranye. Untuk titrasi kurva pH yang presisi, gunakan pH meter.

Langkah titrasi yang benar

  • Bilas buret dengan sedikit titran, isi, lalu buang gelembung udara di ujungnya.
  • Ambil larutan sampel dengan pipet volumetrik ke labu Erlenmeyer, tambahkan 2–3 tetes indikator.
  • Teteskan titran sambil menggoyang labu. Melambatlah saat warna mulai bertahan lebih lama.
  • Hentikan saat warna berubah permanen selama 30 detik, catat volume dengan membaca meniskus sejajar mata.
  • Ulangi minimal tiga kali (triplo) dan pakai rata-rata hasil yang selisihnya ≤ 0,10 mL.

Pertanyaan umum

Apa beda titik ekivalen dan titik akhir titrasi?

Titik ekivalen adalah titik teoretis saat asam dan basa tepat habis bereaksi. Titik akhir adalah saat indikator berubah warna. Indikator yang tepat membuat keduanya hampir sama.

Apa itu larutan baku primer?

Zat yang sangat murni, stabil, dan bisa ditimbang langsung untuk membuat larutan dengan konsentrasi tepat, misalnya KHP, Na2CO3, dan asam oksalat.

Apakah rumus ini berlaku untuk titrasi redoks?

Ya, dengan mengganti valensi menjadi jumlah elektron yang dipertukarkan, atau langsung memakai normalitas: N1 × V1 = N2 × V2.

Berapa ketelitian buret?

Buret kelas A 50 mL umumnya memiliki toleransi ± 0,05 mL dan dibaca sampai 0,01 mL.

Siapkan larutan dengan reagen grade analitik

AMI Scientific adalah salah satu distributor resmi TCI di Indonesia. Reagen dengan CoA & SDS per lot, penawaran resmi, dan faktur pajak untuk kampus serta laboratorium.

Rumus & kalkulator lain: molaritas, mol, molalitas, normalitas, pengenceran, pH, penyangga, Mr (massa molar), ppm, fraksi mol, persen massa, tabel periodik, MSDS bahan kimia.