2-Acetamidobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Sebagai senyawa aromatik dengan grup fungsional amina dan aldehida, senyawa ini memiliki potensi reaktivitas tinggi yang membuatnya menjadi bahan penting dalam penelitian kimia organik.
Karakteristik utama dari 2-Acetamidobenzaldehyde adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Keberadaan grup amina dan aldehida memberikan fleksibilitas dalam reaksi kimia, seperti reaksi nucleofilik dan reaksi kondensasi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan oleh peneliti dan mahasiswa untuk eksperimen sintesis senyawa aromatik dan turunannya. Bahan ini sangat relevan untuk program studi kimia, farmasi, dan teknologi makanan, karena aplikasinya yang luas dalam pengembangan senyawa baru dan modifikasi senyawa kimia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks sebagai bahan dasar dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan obat baru melalui reaksi substitusi dan reaksi kondensasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan grup fungsional amina dan aldehida
- Eksperimen kimia makanan untuk modifikasi senyawa aroma
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi seperti IR dan NMR
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13493-47-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Acetamidobenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Bahan ini bersifat kimia yang aktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari paparan langsung dengan udara dan sinar matahari untuk menjaga stabilitas dan kualitas senyawa.
- Heidari dkk. (2017). 4-Acetamidobenzaldehyde-Functionalized Fe3O4@SiO2 Fluorescent Nanocomposite Probe for Detection of Hg2+ in Aqueous Solution. Journal of Fluorescence doi:10.1007/s10895-016-1995-9
- Kanagaraj dkk. (1993). Synthesis and characterization of complexes of cobalt(II), nickel(II), zinc(II), cadmium(II) and mercury(II) with p-acetamidobenzaldehyde thiosemicarbazone. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(00)81742-8
- West dkk. (1999). Nickel(II) complexes of 4-acetamidobenzaldehyde N(4)-substituted thiosemicarbazones. Transition Metal Chemistry doi:10.1023/a:1006975910459
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

