3-Bromoanisole adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam sintesis organik, terutama dalam reaksi substitusi elektrofilik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus bromo yang memberikan sifat reaktif yang sangat baik. Dalam laboratorium, 3-Bromoanisole sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik, obat, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diubah melalui reaksi kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang konsisten dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi. Karena struktur molekulnya yang kompleks, 3-Bromoanisole memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti SNAr (nucleophilic substitution at aromatic rings) dan reaksi coupling. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk penelitian yang memerlukan reaktivitas tinggi dan presisi.
Di laboratorium Indonesia, 3-Bromoanisole digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pengembangan senyawa baru dan modifikasi struktur molekul. Bahan ini juga sering ditemukan dalam eksperimen pendidikan tinggi, sebagai bahan untuk memahami mekanisme reaksi kimia dan penggunaan bahan baku kimia.
Brosur TCI (PDF)
- Aryne/Heteroaryne Precursors 2025-09-16 · hal. 5
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa aromatik
- Eksperimen pendidikan tinggi untuk memahami mekanisme reaksi kimia
- Pembuatan bahan kimia industri seperti plastik dan bahan pelapis
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dengan gugus bromo
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2398-37-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Bromoanisole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus dikelola dengan hati-hati, dan penggunaannya harus dilakukan di bawah alat pelindung yang sesuai seperti masker dan sarung tangan.
- Xing dkk. (2013). CuI-CatalyzedO-Arylation of Phenols with Electron-Rich 4-Bromoanisole and Electron-Deficient 3-Bromoanisole. Chinese Journal of Organic Chemistry doi:10.6023/cjoc201301067
- Zhang dkk. (2013). Application of Anisole, 2-Bromoanisole and 3-Bromoanisole as Overcharge Protection Additives in Lithium-Ion Batteries. Acta Chimica Sinica doi:10.6023/a12110964
- Vankar dkk. (2024). Molecular interaction of 3-bromoanisole and methanol: insights from the refractive index at different temperatures. Interactions doi:10.1007/s10751-024-02147-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



