2-Bromoanisole (CAS 578-57-4) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen bromo pada posisi meta dari anisole. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi Friedel-Crafts. Karena sifatnya yang reaktif, 2-Bromoanisole menjadi pilihan utama dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik yang lebih kompleks.
2-Bromoanisole memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap panas dan oksidasi. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk padat, dengan aroma yang ringan. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang menghasilkan produk dengan struktur yang lebih kompleks. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini sangat diminati oleh peneliti dan ilmuwan di berbagai bidang.
Di laboratorium Indonesia, 2-Bromoanisole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas dan lembaga penelitian, karena kegunaannya yang luas dan keandalan sifat kimianya.
Brosur TCI (PDF)
- Aryne/Heteroaryne Precursors 2025-09-16 · hal. 5
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam sintesis senyawa aromatik
- Pembuatan bahan baku untuk reaksi Friedel-Crafts
- Pengujian aktivitas biologis senyawa organik
- Penelitian kimia organik untuk pengembangan senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 578-57-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya |
2-Bromoanisole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Bahan ini juga harus disimpan di tempat yang kering dan sejuk untuk mempertahankan kualitasnya. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengolah bahan ini.
- Xing dkk. (2013). CuI-CatalyzedO-Arylation of Phenols with Electron-Rich 4-Bromoanisole and Electron-Deficient 3-Bromoanisole. Chinese Journal of Organic Chemistry doi:10.6023/cjoc201301067
- Zhang dkk. (2013). Application of Anisole, 2-Bromoanisole and 3-Bromoanisole as Overcharge Protection Additives in Lithium-Ion Batteries. Acta Chimica Sinica doi:10.6023/a12110964
- Vankar dkk. (2024). Molecular interaction of 3-bromoanisole and methanol: insights from the refractive index at different temperatures. Interactions doi:10.1007/s10751-024-02147-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




