4-Bromoanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang relevan dalam kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik, obat, dan bahan kimia industri. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-Bromoanisole menjadi pilihan yang populer dalam berbagai eksperimen kimia.
4-Bromoanisole memiliki sifat kimia yang sangat menarik, seperti kelarutan dalam pelarut organik dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti SNAr (nucleophilic substitution at aromatic position). Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan isolasi. Karena daya reaksinya yang baik, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 4-Bromoanisole sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium yang fokus pada sintesis senyawa baru dan pengembangan teknik kimia. Ketersediaannya dan kehandalannya menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan substitusi aromatik
- Pembuatan obat-obatan sintetik dengan struktur kompleks
- Reaksi kimia organik untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi spesifik
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia
- Pengembangan bahan kimia industri dengan aplikasi luas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 104-92-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Bromoanisole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat kimianya yang relatif stabil, bahan ini tidak memerlukan penyimpanan yang sangat khusus. Namun, dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan masker dan sarung tangan yang tepat dianjurkan untuk menjaga keselamatan.
- Xing dkk. (2013). CuI-CatalyzedO-Arylation of Phenols with Electron-Rich 4-Bromoanisole and Electron-Deficient 3-Bromoanisole. Chinese Journal of Organic Chemistry doi:10.6023/cjoc201301067
- Barton dkk. (2024). Employing supramolecular chemistry strategies for the separation of mixtures of anisole and bromoanisole isomers. Journal of Inclusion Phenomena and Macrocyclic Chemistry doi:10.1007/s10847-024-01242-4
- Zhang dkk. (2013). Application of Anisole, 2-Bromoanisole and 3-Bromoanisole as Overcharge Protection Additives in Lithium-Ion Batteries. Acta Chimica Sinica doi:10.6023/a12110964
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


