2,6-Dibromoanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen bromo pada posisi 2 dan 6, sehingga memberikan sifat reaktivitas yang tinggi terhadap berbagai reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa organik kompleks.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, 2,6-Dibromoanisole menjadi pilihan yang populer dalam penelitian kimia organik. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa dengan variasi struktur yang luas. Selain itu, kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reagen membuatnya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan teknologi material. Karena keberadaannya yang stabil dan ketersediaan yang relatif mudah, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti untuk berbagai eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia yang dapat diandalkan.
- Sintesis senyawa heterosiklik sebagai bahan baku untuk obat
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam kimia organik
- Pengembangan bahan kimia industri untuk aplikasi tertentu
- Penelitian struktur molekul senyawa aromatik
- Pembuatan senyawa kompleks dengan variasi substituen
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 38603-09-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2,6-Dibromoanisole harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus diperhatikan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini bersifat kimia yang cukup stabil, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Zhang dkk. (2020). Uptake, phytovolatilization, and interconversion of 2,4-dibromophenol and 2,4-dibromoanisole in rice plants. Environment International doi:10.1016/j.envint.2020.105888
- Zhang dkk. (2025). 3,5‐Dibromoanisole as Multifunctional Solid Additive to Enhance the Performance of Organic Solar Cells. Chinese Journal of Chemistry doi:10.1002/cjoc.70127
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

