Betulinol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai salah satu komponen alami yang ditemukan dalam berbagai tanaman, betulinol memiliki potensi sebagai bahan baku untuk penelitian terkait senyawa bioaktif. Bahan ini sering digunakan dalam proses isolasi dan karakterisasi senyawa aktif dari bahan alami, sehingga menjadi bagian penting dalam laboratorium yang fokus pada penelitian kesehatan dan lingkungan. Betulinol juga digunakan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa lain yang memiliki aktivitas farmakologis.
Betulinol memiliki struktur kimia yang stabil dan sifat kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai senyawa lain. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan biasanya berbentuk padat. Karena sifat kimianya yang relatif tidak reaktif, betulinol mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Ketersediaannya dalam bentuk murni juga memudahkan proses analisis dan eksperimen yang membutuhkan keakuratan tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, betulinol sering digunakan dalam penelitian terkait senyawa alami dan pengembangan obat. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan betulinol sebagai bahan bantu dalam eksperimen untuk mengeksplorasi potensi senyawa alami sebagai terapi alternatif. Bahan ini juga menjadi pilihan untuk studi tentang efek biologis senyawa tertentu, terutama dalam bidang farmakologi dan biomedis.
Brosur TCI (PDF)
- Traditional Medicine/Crude Medicine Research Reagents 2024-09-11 · hal. 1
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 9
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 8
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 6
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 53
- Betulinol digunakan dalam penelitian isolasi senyawa bioaktif dari tanaman untuk pengembangan obat baru.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen karakterisasi senyawa alami karena sifat kimianya yang stabil dan mudah diukur.
- Betulinol sering dimanfaatkan dalam studi aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi senyawa alami.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa kimia yang memiliki potensi farmakologis.
- Betulinol juga digunakan dalam eksperimen yang mengevaluasi efek toksikologi senyawa tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 473-98-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Betulinol harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selama eksperimen, pastikan penggunaan dilakukan di bawah lingkungan yang aman dan terkontrol, serta selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Barthel dkk. (2008). Oxidative transformations of betulinol. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2008.07.042
- Bergelin dkk. (2009). Co-deposition of wood resin components and betulinol in kraft pulping and papermaking. Nordic Pulp & Paper Research Journal doi:10.3183/npprj-2009-24-04-p428-432
- Chen dkk. (2025). Coassembly of Betulinol with Glycyrrhetinic Acid or Caffeic Acid Phenethyl Ester and Their Characteristics. ACS Omega doi:10.1021/acsomega.5c09233
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








