Bromomalonaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini sering dimanfaatkan dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan reaktivitas tinggi. Bromomalonaldehyde memiliki struktur molekuler yang unik, dengan gugus bromo dan aldehida yang membuatnya sangat reaktif terhadap berbagai reaksi kimia. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri.
Bromomalonaldehyde memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama karena keberadaan gugus aldehida dan gugus bromo. Sifat ini membuatnya menjadi bahan yang sangat cocok untuk reaksi substitusi, adisi, dan reaksi perangkai. Karena reaktivitasnya yang tinggi, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati dalam proses sintesis. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi tertentu, sehingga bisa digunakan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Bromomalonaldehyde digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program pengembangan senyawa baru dan studi reaktivitas. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium penelitian tingkat universitas dan lembaga riset, karena kemampuannya dalam membentuk senyawa kompleks. Penggunaannya juga didukung oleh keberadaan berbagai fasilitas laboratorium yang memenuhi standar keselamatan dan kualitas.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks memerlukan reaktivitas tinggi dan struktur yang dapat dimodifikasi
- Reaksi substitusi bromo pada senyawa aromatik untuk menghasilkan senyawa baru
- Pengembangan senyawa farmakologis melalui reaksi adisi dan perangkai
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia organik untuk memahami proses kimia
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa dengan gugus aldehida dan bromo
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2065-75-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bromomalonaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Karena sifat reaktivitasnya yang tinggi, senyawa ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Selalu pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari paparan berlebihan.
- Bortoluzzi dkk. (2014). Yttrium and lanthanide complexes of β-dialdehydes: synthesis, characterization, luminescence and electrochemistry of coordination compounds with the conjugate base of bromomalonaldehyde. Dalton Transactions doi:10.1039/c4dt00644e
- Connolly dkk. (2010). 2-Bromo-3-(cyclohexyloxy)acrylaldehyde: An Isolable Enol Ether of Bromomalonaldehyde Suitable for Use in the Manufacture of Imidazolecarboxaldehydes. Organic Process Research & Development doi:10.1021/op100156y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




