6-Chloroindole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, yang memiliki struktur indole dengan substitusi klorin pada posisi C-6. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Karena sifatnya yang reaktif, 6-Chloroindole menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi ring-opening.
Karakteristik utama 6-Chloroindole adalah struktur aromatiknya yang stabil, serta keberadaan gugus klorin yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi. Bahan ini juga memiliki sifat kimia yang memungkinkan penggunaan dalam berbagai pelarut organik, sehingga memudahkan proses sintesis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, 6-Chloroindole dapat disimpan dalam kondisi tertentu dan digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama.
Di laboratorium Indonesia, 6-Chloroindole sering digunakan dalam penelitian terkait senyawa obat, bahan kimia industri, serta penelitian dasar dalam kimia organik. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang fokus pada bidang kimia dan farmakologi. Ketersediaannya juga mendukung pengembangan teknologi lokal dalam bidang kimia.
- Sintesis senyawa obat dengan aktivitas anti-inflamasi dan anti-kanker
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Penelitian tentang struktur dan reaktivitas senyawa heterosiklik
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kompleks
- Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa kimia dalam sampel laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 17422-33-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
6-Chloroindole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata. Simpan di tempat yang tidak mudah terkena air atau uap.
- Ozga dkk. (1999). Interaction of 4-chloroindole-3-acetic acid and gibberellins in early pea fruit development. Plant Growth Regulation doi:10.1023/a:1006151401685
- Kammoonah dkk. (2018). Selecting of a cytochrome P450cam SeSaM library with 3-chloroindole and endosulfan – Identification of mutants that dehalogenate 3-chloroindole. Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Proteins and Proteomics doi:10.1016/j.bbapap.2017.09.006
- Scendo dkk. (2003). Indole and 5-chloroindole as inhibitors of anodic dissolution and cathodic deposition of copper in acidic chloride solutions. Journal of Applied Electrochemistry doi:10.1023/a:1024117230591
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
