5,6-Dichloroindole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, memiliki struktur indole dengan dua klorin pada posisi 5 dan 6. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang memungkinkan para peneliti untuk mengembangkan senyawa baru dengan sifat tertentu. Karena struktur kimianya yang kompleks dan fleksibel, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
5,6-Dichloroindole memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaksi substitusi dan kondensasi. Klorin pada posisi 5 dan 6 memberikan keunikan pada struktur molekul ini, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Sifat reaktivitas dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi membuatnya sangat diminati dalam penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik, farmakologi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen sintesis senyawa aktif biologis dan pengembangan produk kimia baru. Ketersediaan senyawa ini memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan senyawa antikanker dengan struktur indole
- Eksperimen reaksi substitusi pada senyawa aromatik
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 121859-57-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
5,6-Dichloroindole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat memastikan stabilitas senyawa dan mencegah reaksi yang tidak diinginkan. Selain itu, senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Mohanta dkk. (2022). Novel, Practical, and Efficient Process for the Preparation of 4,5-Dichloroindole. Organic Process Research & Development doi:10.1021/acs.oprd.2c00212
- KATAYAMA dkk. (2001). Synthesis, Absolute Configuration and Biological Activity of Both Enantiomers of 2-(5,6-Dichloro-3-indolyl)propionic Acid: New Dichloroindole Auxins. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry doi:10.1271/bbb.65.270
- Katayama dkk. (2010). 5,6-Dichloroindole-3-acetic acid and 4-chloroindole-3-acetic acid, two potent candidates for new rooting promoters without estrogenic activity. Journal of Pesticide Science doi:10.1584/jpestics.g09-69
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

