Ethyl 5-Chloroindole-2-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur indol yang diubah dengan gugus kloro pada posisi 5 dan gugus ester pada posisi 2. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur. Senyawa ini memiliki kegunaan luas dalam bidang sintesis organik, terutama dalam pengembangan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri.
Ethyl 5-Chloroindole-2-carboxylate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif dalam reaksi substitusi dan reaksi penggantian. Struktur indolnya memberikan kestabilan tertentu, sementara gugus kloro memberikan reaktivitas yang dapat dimanipulasi dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih untuk reaksi yang memerlukan pemilihan substrat yang spesifik dan reaktivitas yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif biologis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan struktur kompleks dan reaktivitas yang tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pengembangan obat baru dengan struktur indol sebagai dasar
- Reaksi substitusi pada posisi 5 indol untuk modifikasi senyawa
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa indolik
- Pengujian keterikatan senyawa kimia dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4792-67-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan jangka panjang harus dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol, terutama untuk mencegah penguapan atau reaksi dengan bahan kimia lain.
—

