5-Carboxyfluorescein (CF) adalah senyawa fluoresen yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen biokimia dan biologi molekuler. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang melibatkan analisis protein, sel, atau struktur biologis. Dalam laboratorium, CF digunakan sebagai indikator fluoresensi untuk mengamati aktivitas enzim, proses translokasi protein, atau perubahan konformasi molekul. Karena kemampuannya untuk memancarkan cahaya dalam kondisi tertentu, CF sangat berguna dalam teknik seperti flow cytometry dan fluorescence microscopy.
CF memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga cocok untuk penggunaan dalam berbagai kondisi eksperimental. Senyawa ini juga memiliki tingkat kelarutan yang baik dalam pelarut organik, memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Keberadaan CF dalam bentuk padat memungkinkan penyimpanan yang lebih aman dan memudahkan proses pengenceran saat digunakan.
Di laboratorium Indonesia, 5-Carboxyfluorescein digunakan dalam penelitian terkait biologi sel, imunologi, dan farmakologi. Bahan ini sangat relevan untuk peneliti yang membutuhkan alat bantu fluoresensi dalam eksperimen yang memerlukan pengamatan visual atau analisis kuantitatif. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan penelitian lokal yang berkembang di bidang ilmu hayat.
Kelebihan (brosur TCI)
- Fluoresensi hijau
- Dilabel ke gugus amino melalui ikatan amida dengan coupling agent
Brosur TCI (PDF)
- Iodinated Fluorescein for Various Applications 2024-11-22 · hal. 2
- Fluorescent Labeling Dyes 2025-11-18 · hal. 3
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 5
Produk TCI terkait
- TCI C2479 92557-80-7 5-Carboxyfluorescein N-Succinimidyl Ester
- TCI C2478 3301-79-9 6-Carboxyfluorescein
- TCI A0306 3326-34-9 5-Aminofluorescein (isomer I)
- TCI A0864 51649-83-3 6-Aminofluorescein (isomer II)
- TCI F0783 18861-78-4 Fluorescein 6-Isothiocyanate (isomer II)
- TCI F0810 75350-46-8 Fluorescein-5-maleimide (contains 2% N,N-Dimethylformamide at maximum)
- Analisis aktivitas enzim melalui perubahan fluoresensi yang terukur
- Pengujian translokasi protein dalam sel untuk memahami mekanisme transport
- Pemantauan perubahan konformasi molekul dalam reaksi biokimia
- Penggunaan dalam flow cytometry untuk mengidentifikasi sel berdasarkan sifat fluoresensi
- Penelitian tentang respons sel terhadap stimulus eksternal menggunakan teknik mikroskopi fluoresensi
Dari brosur TCI
- Pelabelan gugus amino
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 76823-03-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Antibodies > Antibody Supplementary Products |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Data dari brosur TCI
| λex,max | 494 nm |
|---|---|
| λem,max | 521 nm |
Sumber: TCI brochure LL039 (2025-11-18)
5-Carboxyfluorescein harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sensitif terhadap cahaya dan sebaiknya disimpan dalam ruangan gelap. Saat mengambil atau menggunakan produk, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari paparan langsung dan simpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan.
- Massou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. Biochemical Education doi:10.1111/j.1539-3429.2000.tb00059.x
- Hoefel dkk. (2003). A comparative study of carboxyfluorescein diacetate and carboxyfluorescein diacetate succinimidyl ester as indicators of bacterial activity. Journal of Microbiological Methods doi:10.1016/s0167-7012(02)00207-5
- Massou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. Biochemical Education doi:10.1016/s0307-4412(00)00002-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
