6-Carboxyfluorescein (CF) adalah senyawa fluoresen yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi biomedis dan penelitian. Bahan ini memiliki kemampuan untuk memancarkan cahaya biru ketika terpapar cahaya hijau, sehingga sangat berguna dalam teknik pemetaan sel dan analisis molekuler. Dalam laboratorium, CF sering digunakan sebagai marker fluoresen untuk mengidentifikasi dan memantau sel atau molekul tertentu. Bahan ini juga digunakan dalam proses konjugasi untuk menghasilkan antibodi yang terlabel, yang memungkinkan deteksi yang lebih sensitif dan spesifik.
CF memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak beracun dalam kondisi laboratorium yang terkendali. Senyawa ini memiliki daya tahan yang baik terhadap variasi pH dan suhu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi. Selain itu, CF memiliki kemampuan untuk memperkuat sinyal fluoresen tanpa mengganggu aktivitas biologis dari molekul yang dicirikan. Karena sifat ini, CF menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen penelitian.
Di Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam laboratorium penelitian biomedis, klinik, dan akademik. Banyak institusi penelitian menggunakan CF untuk mempercepat proses analisis sel dan molekul, serta dalam pengembangan produk farmasi. Ketersediaan dan kualitas bahan ini memastikan keakuratan dan konsistensi hasil penelitian di berbagai institusi di Indonesia.
- Analisis sel menggunakan teknik flow cytometry untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sel berdasarkan ciri fluoresen.
- Pemantauan aktivitas enzim dalam reaksi biokimia dengan memanfaatkan sifat fluoresen untuk mengukur perubahan konsentrasi.
- Pengembangan antibodi terlabel untuk deteksi spesifik protein dalam sampel biologis.
- Penelitian tentang dinamika sel dalam lingkungan in vitro untuk memahami proses fisiologis dan patologis.
- Studi tentang translokasi molekul dalam membran sel untuk mengamati mekanisme transport dan interaksi molekuler.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3301-79-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Antibodies > Antibody Supplementary Products |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar, menjauh dari cahaya langsung. |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan tangan dan alat yang digunakan bersih dan bebas kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu pastikan bahwa area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan atau kerusakan bahan.
- Massou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. Biochemical Education doi:10.1111/j.1539-3429.2000.tb00059.x
- Hoefel dkk. (2003). A comparative study of carboxyfluorescein diacetate and carboxyfluorescein diacetate succinimidyl ester as indicators of bacterial activity. Journal of Microbiological Methods doi:10.1016/s0167-7012(02)00207-5
- Massou dkk. (2000). Carboxyfluorescein fluorescence experiments. Biochemical Education doi:10.1016/s0307-4412(00)00002-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
