2,7-Diaminofluorene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembentukan struktur heteroaromatik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa dengan sifat optik atau elektronik tertentu. Sebagai building block, senyawa ini menjadi komponen penting dalam proses pembentukan senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional.
Sifat kimia dan struktur molekul 2,7-Diaminofluorene membuatnya sangat diminati dalam laboratorium. Senyawa ini memiliki kestabilan tertentu dalam kondisi tertentu, namun tetap memungkinkan reaksi kimia yang fleksibel. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen. Keberagaman aplikasinya menjadikannya sebagai bahan yang sangat relevan dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai bidang seperti kimia organik, farmakologi, dan material ilmiah. Peneliti lokal sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu. Dengan sifat yang baik dan ketersediaan yang cukup, 2,7-Diaminofluorene menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Pengembangan senyawa optik untuk aplikasi dalam teknologi display
- Sintesis senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu
- Pembuatan material organik dengan sifat konduktif atau semikonduktif
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
- Pengujian struktur molekul untuk studi mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 525-64-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,7-Diaminofluorene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Hindari paparan langsung sinar matahari atau kelembapan tinggi. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan bahan ini tidak tercampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- A. Asswadi (2015). Density Functional Theory on the Polymerization of Diaminofluorene. Science Journal of Chemistry doi:10.11648/j.sjc.20150302.11
- Ghaemy dkk. (2009). Nonisothermal cure kinetics of DGEBA with 2,7‐diaminofluorene. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.29477
- Criquet dkk. (2001). 2,7-Diaminofluorene is a sensitive substrate for detection and characterization of plant root peroxidase activities. Plant Science doi:10.1016/s0168-9452(01)00491-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
