2,4-Dichlorophenol adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa pembangun (building blocks) yang sering digunakan dalam sintesis senyawa organik. Sebagai derivat fenol, 2,4-Dichlorophenol memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga dapat berperan sebagai bahan baku dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini juga dikenal karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, menjadikannya sangat berguna dalam proses modifikasi molekul.
2,4-Dichlorophenol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap sensitif terhadap lingkungan reaktif. Karena memiliki dua klor pada posisi 2 dan 4, senyawa ini memiliki kekuatan elektron menarik yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa aromatik dan senyawa heterosiklik. Selain itu, senyawa ini juga memiliki sifat larut dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2,4-Dichlorophenol sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini juga menjadi bagian dari eksperimen yang melibatkan modifikasi struktur senyawa fenolik, baik untuk tujuan penelitian dasar maupun aplikasi industri. Karena sifatnya yang sangat relevan dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik sebagai bahan baku utama dalam reaksi substitusi
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia untuk penelitian farmakologi
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam prosedur kimia analitik
- Modifikasi struktur senyawa fenolik untuk pengembangan senyawa baru
- Eksperimen kimia dalam pendidikan tinggi untuk memahami reaktivitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 120-83-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan |
2,4-Dichlorophenol harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, sebaiknya menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga selama periode penggunaan.
- Zhao dkk. (2007). 2,4-Dichlorophenol Degradation by an Integrated Process: Photoelectrocatalytic Oxidation and E-Fenton Oxidation. Photochemistry and Photobiology doi:10.1562/2006-09-05-ra-1030
- Wiwanitkit (2004). Combined Osmotic Fragility and Dichlorophenol-Indolphenol Test for Hemoglobin Disorder Screening in Thai Pregnant Subjects:An Appraisal. Laboratory Hematology doi:10.1532/lh96.04047
- Mutalib dkk. (2023). The exploitation of plant wastes in ZnO photocatalyst electrosynthesis for 2,4-dichlorophenol degradation application. Chemical Engineering Research and Design doi:10.1016/j.cherd.2023.08.048
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
