2,5-Dichlorophenol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur fenol dengan dua atom klorin pada posisi 2 dan 5, sehingga memberikan sifat reaktif dan polaritas yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, industri, atau penelitian lingkungan.
2,5-Dichlorophenol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai jenis reaksi substitusi dan oksidasi. Karena struktur molekulnya yang memiliki gugus fenol dan klorin, senyawa ini mudah berinteraksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi yang memerlukan keterlibatan gugus fungsi aktif. Ketersediaan dan kestabilan senyawa ini membuatnya menjadi bahan yang banyak dicari oleh para peneliti.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 2,5-Dichlorophenol sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga digunakan dalam pengujian kualitas air dan sampel lingkungan, serta dalam pembuatan senyawa sintetis yang memiliki aplikasi industri. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati dan penggunaan dalam lingkungan yang terkontrol.
- Sintesis senyawa organik yang memerlukan substitusi klorin pada struktur fenol
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia untuk penelitian farmasi
- Reaksi oksidasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks
- Analisis kualitas air dan lingkungan dalam penelitian kimia lingkungan
- Pembuatan bahan baku untuk industri kimia dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 583-78-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,5-Dichlorophenol harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat dianjurkan. Karena sifat kimianya yang aktif, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang tidak kompatibel. Selalu pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari risiko kebocoran atau paparan berlebihan.
- HOGUE (2000). Advisory Warns Of Little-Known Risk From Molten 2,4-Dichlorophenol. Chemical & Engineering News Archive doi:10.1021/cen-v078n018.p049
- Shu dkk. (2019). Electrocatalytic hydrodechlorination of 2,4-dichlorophenol over palladium nanoparticles: The critical role of hydroxyl group deprotonation. Applied Catalysis A: General doi:10.1016/j.apcata.2019.117146
- Eker dkk. (2006). Hydraulic Residence Time Effects on Performance of an Activated Sludge Unit Treating Wastewater Containing Dichlorophenol. Water Environment Research doi:10.2175/106143006x101656
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
