2,6-Dichloro-4-nitroanisole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan derivat aromatik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Sebagai building block, senyawa ini memainkan peran penting dalam pembentukan struktur kimia yang lebih besar dan kompleks.
Senyawa ini memiliki struktur aromatik yang stabil, serta memiliki kelompok nitro dan kloro yang memberikan sifat reaktivitas tertentu. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi coupling. Karena sifat kimianya yang konsisten dan mudah diatur, senyawa ini sangat cocok untuk penggunaan dalam laboratorium yang membutuhkan presisi dan kontrol tinggi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan untuk pengembangan senyawa baru, uji katalis, dan penelitian material. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses dan digunakan oleh berbagai institusi penelitian dan pendidikan.
- Dalam sintesis senyawa heterosiklik, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku utama untuk pembentukan struktur kompleks.
- Digunakan dalam reaksi coupling untuk menghasilkan senyawa dengan struktur lebih kompleks dan beragam.
- Cocok untuk uji katalis karena sifat reaktivitasnya yang dapat diprediksi dan stabil.
- Bahan ini sering dipakai dalam penelitian farmasi untuk pengembangan obat baru.
- Dalam penelitian material, senyawa ini digunakan untuk sintesis polimer dan komposit dengan sifat tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 17742-69-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, perlu dilakukan dengan hati-hati karena senyawa ini mungkin bersifat iritatif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
—

