Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1780-26-3

4,6-Dichloro-2-methylpyrimidine TCI D3558

4,6-Dichloro-2-methylpyrimidine TCI D3558

Identitas Kimia

No. CAS
1780-26-3
Rumus molekul
C5H4Cl2N2
Berat molekul
163.00 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4,6-dichloro-2-methylpyrimidine
SMILES
CC1=NC(=CC(=N1)Cl)Cl
InChIKey
FIMUTBLUWQGTIJ-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00090472
PubChem
CID 234997
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3558 4,6-Dichloro-2-methylpyrimidine adalah bahan antara heterosiklik bernitrogen yang sangat sering muncul dalam rute sintesis senyawa aktif. Molekulnya terdiri atas inti pirimidina dengan dua atom klor pada posisi 4 dan 6 serta satu gugus metil pada posisi 2. Peranannya di laboratorium adalah menyediakan kerangka pirimidina siap pakai yang dapat difungsionalisasi secara berurutan. Karena inti pirimidina merupakan motif yang dijumpai pada basa nukleat maupun banyak obat, bahan ini menjadi pintu masuk praktis bagi riset kimia medisinal dan agrokimia.

Karakteristik utamanya adalah kemudahan penggantian atom klor melalui substitusi nukleofilik aromatik. Cincin pirimidina bersifat kekurangan elektron sehingga posisi 4 dan 6 sangat rentan diserang amina, alkoksida, tiolat, maupun karbanion terstabilkan. Yang membuatnya istimewa, penggantian klor pertama menurunkan reaktivitas posisi kedua, sehingga peneliti dapat memasang dua substituen berbeda secara bertahap hanya dengan mengatur suhu, basa, dan stoikiometri. Gugus metil pada posisi 2 memberi kestabilan sterik dan elektronik yang moderat, sekaligus dapat difungsionalisasi lebih lanjut melalui halogenasi radikal atau deprotonasi benzilik pada kondisi tertentu.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada riset sintesis inhibitor kinase, penelitian senyawa antimalaria dan antimikroba, pengembangan bahan aktif pertanian, serta sintesis ligan bernitrogen untuk kimia koordinasi. Kemasan 5 g dan 25 g memudahkan pengaturan antara skala penjajakan kondisi reaksi dan sintesis seri analog yang membutuhkan bahan awal seragam dari satu lot.

  • Substitusi nukleofilik bertahap: perbedaan reaktivitas posisi 4 dan 6 memungkinkan pemasangan dua substituen berbeda secara terkendali hanya dengan mengatur suhu dan stoikiometri.
  • Sintesis skafold inhibitor kinase: inti 2-metilpirimidina merupakan kerangka pengikat yang lazim dirancang pada penelitian senyawa penuntun terapi terarah.
  • Pembangunan pirimidina terkondensasi: setelah pemasangan nukleofil bergugus fungsi, penutupan cincin menghasilkan sistem bisiklik seperti pirimidopirimidin dan turunan sejenis.
  • Sintesis bahan aktif agrokimia: kerangka pirimidina terklorinasi merupakan bahan antara umum bagi penelitian fungisida serta herbisida berbasis heterosiklik nitrogen.
  • Pembuatan ligan bernitrogen: pasangan elektron pada nitrogen cincin memungkinkan pembentukan kompleks logam transisi untuk kajian katalisis dan kimia koordinasi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 1780-26-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik umumnya padatan berkristal rendah leleh pada suhu kamar; konfirmasi pada CoA lot yang diterima
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, tertutup rapat, sesuai anjuran label serta SDS

Simpan wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas karena padatan dengan titik leleh rendah dapat melunak dan menyatu bila suhu ruang terlalu tinggi. Lemari bahan kimia berventilasi atau penyimpanan dingin sesuai anjuran label merupakan pilihan yang baik. Hindari kontak dengan basa kuat, amina bebas, dan air karena kloropirimidina dapat terhidrolisis perlahan. Gunakan sarung tangan nitril, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam saat menimbang. Senyawa ini bersifat iritan; hindari menghirup uap atau debunya, dan kumpulkan limbah terhalogenasi secara terpisah.

—