Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 121-69-7

N,N-Dimethylaniline [for Biochemical Research] TCI D3866

N,N-Dimethylaniline [for Biochemical Research] TCI D3866

Identitas Kimia

Nama lain
DMA
No. CAS
121-69-7
PubChem
CID 949·SID 87561359
Rumus molekul
C8H11N
Berat molekul
121.18 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N,N-dimethylaniline
SMILES
CN(C)C1=CC=CC=C1
InChIKey
JLTDJTHDQAWBAV-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00008304
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3866 N,N-Dimethylaniline adalah amina aromatik tersier klasik yang terdiri atas cincin benzena dengan gugus dimetilamino, disiapkan dalam grade untuk riset biokimia. Senyawa ini merupakan salah satu pereaksi paling dikenal dalam kimia organik dan berperan ganda sebagai building block, basa organik, sekaligus katalis. Pasangan elektron bebas pada nitrogen terkonjugasi dengan cincin aromatik, sehingga cincin menjadi sangat kaya elektron dan mudah mengalami substitusi elektrofilik pada posisi para. Sifat inilah yang membuatnya menjadi bahan dasar penting bagi sintesis zat warna dan pereaksi analitik.

Karakteristik yang membuatnya banyak dipilih adalah kebasaannya yang moderat namun tidak nukleofilik secara berlebihan, karena nitrogen sudah tersubstitusi penuh. Dengan demikian senyawa ini efektif sebagai penangkap asam pada reaksi asilasi dan sulfonilasi tanpa ikut bereaksi dengan substrat. Dalam kimia polimer, amina aromatik tersier dikenal sebagai akselerator yang mempercepat penguraian peroksida organik sehingga polimerisasi radikal dapat berlangsung pada suhu ruang. Di ranah analitik, kereaktifan cincinnya dimanfaatkan pada reaksi kopling yang menghasilkan produk berwarna dan mudah diukur secara spektrofotometri.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini dipakai pada praktikum kimia organik lanjut, riset sintesis zat warna, penelitian polimer dan resin, serta pengembangan metode analitik kolorimetri di perguruan tinggi dan unit riset industri. Kemasan 1 g dan 5 g memudahkan laboratorium menyediakan bahan sesuai kebutuhan percobaan tanpa menyimpan bahan beracun dalam volume besar, sekaligus mendukung praktik penyimpanan bahan berbahaya yang lebih aman dan tertib.

Brosur TCI (PDF)

  • Basa organik penangkap asam pada reaksi asilasi dan sulfonilasi, karena nitrogennya bersifat basa namun terlindung secara sterik dari serangan nukleofilik berlebihan.
  • Akselerator polimerisasi radikal berbasis peroksida, sebab amina aromatik tersier mempercepat penguraian inisiator sehingga pengerasan resin dapat berlangsung pada suhu ruang.
  • Sintesis zat warna dan pigmen, mengingat cincin yang kaya elektron sangat reaktif terhadap garam diazonium dalam reaksi kopling azo yang menghasilkan warna kuat.
  • Pereaksi pada metode analitik kolorimetri, karena produk kopling yang terbentuk berwarna jelas dan intensitasnya dapat diukur secara spektrofotometri dengan mudah.
  • Building block untuk sintesis intermediet farmasi dan bahan fungsional, sebab gugus dimetilamino kerap dipertahankan sebagai bagian dari struktur molekul akhir.

Merek TCI
Nomor CAS 121-69-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang, dapat menguning bila terpapar udara dan cahaya
Penyimpanan tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik dengan wadah tertutup rapat

Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, gelap, dan berventilasi baik, terpisah dari asam kuat dan bahan pengoksidasi. Senyawa ini bersifat toksik dan dapat diserap melalui kulit, sehingga seluruh pemindahan cairan wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup. Gunakan pipet atau syringe kering; hindari menghirup uapnya. Penguningan warna menandakan oksidasi permukaan, maka tutup botol segera setelah digunakan. Kumpulkan sisa dan limbah dalam wadah limbah kimia berlabel sesuai prosedur.

—