Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 91-67-8

N,N-Diethyl-m-toluidine [for Biochemical Research] TCI D3868

N,N-Diethyl-m-toluidine [for Biochemical Research] TCI D3868

Identitas Kimia

Nama lain
3-Diethylaminotoluene · N,N-Diethyl-3-methylaniline · DMT
No. CAS
91-67-8
PubChem
CID 66679·SID 87561387
Rumus molekul
C11H17N
Berat molekul
163.26 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N,N-diethyl-3-methylaniline
SMILES
CCN(CC)C1=CC=CC(=C1)C
InChIKey
CIPVVROJHKLHJI-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00035795
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3868 N,N-Diethyl-m-toluidine adalah amina aromatik tersier yang membawa dua gugus etil pada nitrogen serta satu gugus metil pada posisi meta cincin benzena, disediakan dalam grade untuk riset biokimia. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik yang berperan sebagai basa organik, akselerator reaksi radikal, dan bahan antara sintesis. Kombinasi gugus alkil pada nitrogen dan pada cincin membuat molekulnya lebih hidrofobik serta lebih mudah bercampur dengan matriks organik dibandingkan anilina sederhana, sebuah keunggulan praktis dalam formulasi resin dan sistem polimer.

Sifat utama yang membuatnya dipilih adalah kemampuannya mempercepat penguraian peroksida organik sehingga polimerisasi radikal dapat diinisiasi tanpa pemanasan. Sistem redoks amina-peroksida ini menjadi dasar bagi resin akrilat dan metakrilat yang mengeras pada suhu ruang, yang banyak diteliti untuk aplikasi material dan biomaterial. Selain itu, nitrogen tersier bersifat basa namun terlindung secara sterik, sehingga berguna sebagai penangkap asam pada reaksi asilasi. Cincin aromatik yang kaya elektron juga membuka jalur substitusi elektrofilik dan kopling diazo untuk sintesis zat warna.

Laboratorium di Indonesia menggunakan senyawa ini pada riset polimer dan material di perguruan tinggi, laboratorium kedokteran gigi dan biomaterial, serta unit pengembangan produk berbahan resin. Kemasan 1 g dan 5 g memudahkan penelitian formulasi yang biasanya hanya memerlukan akselerator dalam kadar kecil, sekaligus menjaga agar bahan tetap segar dan tidak tersimpan terlalu lama dalam kondisi terpapar udara berulang kali.

  • Akselerator polimerisasi radikal pada resin akrilat, karena membentuk pasangan redoks dengan peroksida sehingga pengerasan berlangsung cepat pada suhu ruang.
  • Penelitian formulasi biomaterial dan semen tulang, sebab sistem amina-peroksida merupakan mekanisme pematangan yang lazim dikaji pada material polimerik kedokteran.
  • Basa organik penangkap asam dalam reaksi asilasi dan sulfonilasi, mengingat nitrogen tersier bersifat basa tanpa bersaing sebagai nukleofil pada substrat.
  • Bahan antara sintesis zat warna, karena cincin aromatik yang kaya elektron mudah mengalami kopling dengan garam diazonium menghasilkan pewarna azo berintensitas tinggi.
  • Studi kinetika inisiasi radikal, sebab kadar akselerator dapat divariasikan secara sistematis untuk mengamati pengaruhnya terhadap waktu gel dan laju konversi monomer.

Merek TCI
Nomor CAS 91-67-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang yang dapat menggelap bila terpapar udara dan cahaya
Penyimpanan tempat sejuk, gelap, berventilasi baik, wadah tertutup rapat dan terlindung cahaya

Simpan dalam botol asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, terpisah dari peroksida, asam kuat, dan bahan pengoksidasi karena kombinasi tersebut dapat bereaksi hebat. Amina aromatik bersifat toksik dan dapat terserap melalui kulit, sehingga pemindahan cairan wajib dilakukan di lemari asam menggunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup. Gunakan alat pemindah yang kering dan tutup botol segera setelah dipakai untuk membatasi oksidasi. Buang sisa bahan melalui wadah limbah kimia berlabel sesuai prosedur institusi.

—