Ethyl 2-Aminobenzothiazole-6-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini termasuk dalam kategori heterociklik building blocks, yang merupakan komponen penting dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan aktif farmakologis.
Ethyl 2-Aminobenzothiazole-6-carboxylate memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik atau elektrofilik. Sifat kimia dan reaktivitasnya yang baik membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang cukup baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan isolasi dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian bidang farmasi, kimia organik, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Karena keandalan dan ketersediaan, senyawa ini menjadi bahan yang sering dicari oleh para peneliti di Indonesia.
- Digunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan bahan baku dengan struktur kompleks
- Berguna dalam penelitian biokimia untuk studi aktivitas enzim
- Dapat dimanfaatkan dalam pembuatan senyawa farmakologis dengan aktivitas antioksidan
- Dapat digunakan dalam proses modifikasi senyawa untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50850-93-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari atau suhu tinggi untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah yang tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Selama penanganan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
