Epmedin C (TCI E1320) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kimia dan biologi. Bahan ini termasuk dalam kategori glikosains, yang memiliki peran penting dalam studi struktur dan fungsi molekul biologis. Epmedin C sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks dan uji aktivitas biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk memahami mekanisme interaksi molekuler dan pengembangan obat baru.
Epmedin C memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat diproses dalam berbagai kondisi reaksi. Keunggulan utamanya adalah kemurnian tinggi dan konsistensi dalam kemasan, sehingga memudahkan proses penelitian dan pengujian. Senyawa ini juga mudah terlarut dalam pelarut organik, yang memperluas kemungkinan aplikasinya dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia.
Di laboratorium Indonesia, Epmedin C digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan teknologi material. Bahan ini menjadi pilihan utama bagi peneliti yang ingin mempelajari sifat molekuler dan potensi terapeutik senyawa glikosian. Ketersediaan produk ini mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di sektor kesehatan dan teknologi.
- Penelitian farmakologi untuk menguji aktivitas biologis senyawa baru
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik
- Uji aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi pada bahan alami
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
- Pengembangan obat baru melalui studi interaksi molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 110642-44-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan dingin |
Epmedin C sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan cahaya langsung dan udara lembap untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Saat mengambil atau memanjangkannya, pastikan tangan dan alat yang digunakan bersih dan bebas kontaminasi. Gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.
- Bu dkk. (2025). Epmedin C Alleviates Deoxynivalenol-Induced Immunotoxicity by Inhibiting Caspase-1 Activation in Chicken Macrophages. Journal of Agricultural and Food Chemistry doi:10.1021/acs.jafc.5c06130
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
