Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 471-53-4

Glycyrrhetic Acid TCI G0149

Glycyrrhetic Acid TCI G0149
Harga reguler Rp 584.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 584.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Glycyrrhetic Acid (471-53-4) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam penelitian farmakologis dan bio-kimia. Sebagai salah satu derivat dari glukokortikoid, senyawa ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai eksperimen ilmiah. Dalam laboratorium, Glycyrrhetic Acid sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai agen pengujian dalam penelitian obat. Bahan ini juga memiliki potensi dalam studi tentang efek biologis pada tubuh manusia, terutama dalam konteks metabolisme dan aktivitas hormonal.

Glycyrrhetic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Karena sifat ini, senyawa ini mudah ditemukan dalam berbagai reaksi kimia dan cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan presisi dan konsistensi. Selain itu, kemurnian tinggi dan konsistensi kualitas membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan yang dapat diandalkan untuk eksperimen yang memerlukan akurasi tinggi.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Glycyrrhetic Acid sering digunakan dalam penelitian ilmu farmasi, bio-kimia, dan kesehatan masyarakat. Bahan ini menjadi alat penting dalam upaya pengembangan obat baru, studi efek farmakologis, serta penelitian tentang interaksi molekuler dalam tubuh. Dengan keberadaan AMI Scientific, para peneliti di Indonesia memiliki akses mudah untuk memperoleh bahan berkualitas tinggi seperti ini.

  • Pengujian efek farmakologis senyawa glukokortikoid dalam penelitian obat
  • Sintesis senyawa kimia untuk pengembangan produk farmasi
  • Analisis komposisi kimia dalam sampel biologis dan lingkungan
  • Penelitian tentang mekanisme kerja hormon steroid dalam tubuh manusia
  • Studi tentang aktivitas anti-inflamasi dan efek imunomodulator

Merek TCI
Nomor CAS 471-53-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 1g, 25g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Glycyrrhetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat kimia yang stabil, senyawa ini tidak mudah terdegradasi, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Dalam laboratorium, penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah dianjurkan untuk memastikan keselamatan. Selain itu, bahan ini harus disimpan terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak terduga.

  • AKAO (2000). Differences in the Metabolism of Glycyrrhizin, Glycyrrhetic Acid and Glycyrrhetic Acid Monoglucuronide by Human Intestinal Flora.. Biological and Pharmaceutical Bulletin doi:10.1248/bpb.23.1418
  • AKAO (2001). Effect of pH on Metabolism of Glycyrrhizin, Glycyrrhetic Acid and Glycyrrhetic Acid Monoglucuronide by Collected Human Intestinal Flora.. Biological and Pharmaceutical Bulletin doi:10.1248/bpb.24.1108
  • Itoh dkk. (1996). Direct Determination of Serum Glycyrrhetic Acid by a Monoclonal Antibody-Based Inhibition Elisa Using Ibuprofen for Releasing Serum Albumin-Bound Glycyrrhetic Acid. Journal of Immunoassay doi:10.1080/01971529608005797

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.