(+)-Griseofulvin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bidang biofarmaka dan mikrobiologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik dan sering digunakan untuk menghambat pertumbuhan jamur, terutama jenis *Trichophyton* yang menyebabkan infeksi kulit. Dalam konteks penelitian, senyawa ini juga digunakan untuk studi mekanisme kerja antibiotik dan pengujian efektivitas bahan aktif farmakologis.
(+)-Griseofulvin memiliki struktur molekuler yang kompleks dan memiliki aktivitas antimikroba yang spesifik terhadap jamur. Bahan ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan jamur secara efektif, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian mikrobiologi dan farmakologi.
Di laboratorium Indonesia, (+)-Griseofulvin digunakan dalam penelitian terkait pengendalian infeksi jamur, pengembangan obat, serta studi tentang efek farmakologis senyawa antimikroba. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam uji aktivitas antimikroba dan pengujian sensitivitas jamur terhadap berbagai antibiotik.
- Uji aktivitas antimikroba untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru terhadap jamur
- Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik dan interaksi molekuler
- Pengembangan obat antijamur untuk aplikasi klinis dan farmasi
- Studi tentang sensitivitas jamur terhadap berbagai jenis antibiotik
- Eksperimen dalam bidang farmakologi untuk mengeksplorasi efek farmakologis senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 126-07-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung |
(+)-Griseofulvin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan untuk memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau kebocoran.
- Liddle dkk. (1992). Does griseofulvin alter lipids?. British Journal of Dermatology doi:10.1111/j.1365-2133.1992.tb07825.x
- Yamato dkk. (1990). An Improved Synthetic Method fordl-Griseofulvin and Its 2′-S-Analogue. Synthesis doi:10.1055/s-1990-26942
- &NA; (2010). Antibacterials/gemcitabine/griseofulvin. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-201013160-00024
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
