Amyl Hexanoate, atau pentil heksanoat, adalah ester yang terbentuk dari asam heksanoat dan amil alkohol sehingga memiliki rantai asil enam karbon dan gugus alkil lima karbon. Senyawa ini dikenal luas sebagai ester dengan aroma buah yang lembut, dan karena itu menjadi bahan rujukan penting di laboratorium analisis flavor, penelitian aroma pangan, serta kajian kimia organik yang membahas reaksi esterifikasi. Dalam katalog TCI, produk ini termasuk kelompok Non-Heterocyclic Building Blocks, menandakan fungsinya sebagai bahan dasar maupun senyawa pembanding.
Sifat utama yang membuat Amyl Hexanoate dipilih adalah karakternya sebagai ester berbobot molekul sedang yang bersifat lipofilik, larut baik dalam pelarut organik namun sangat terbatas larut dalam air. Karakter tersebut memudahkan pemisahannya pada ekstraksi cair-cair maupun analisis headspace. Aroma buahnya yang khas menjadikannya senyawa penanda yang mudah dikenali dalam pengujian sensori dan kromatografi gas. Gugus esternya juga dapat dihidrolisis kembali menjadi asam dan alkohol penyusunnya, sehingga bahan ini kerap dipakai untuk mendemonstrasikan kesetimbangan esterifikasi dan reaksi saponifikasi di kelas praktikum.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dipakai pada riset flavor dan aroma produk pangan, laboratorium pengujian mutu minuman dan buah olahan, serta kegiatan pengajaran kimia organik di perguruan tinggi. Peneliti yang menelusuri profil volatil buah tropis kerap memerlukan ester golongan ini sebagai pembanding. Kemasan 25 mL sesuai untuk pembuatan larutan standar, sedangkan 500 mL mendukung pemakaian rutin atau kebutuhan praktikum berskala lebih besar.
- Senyawa standar analisis kromatografi gas untuk profil volatil pangan, karena aroma dan identitas kimianya jelas sehingga mempermudah penentuan puncak kromatogram.
- Bahan rujukan pada penelitian flavor dan aroma buah, sebab ester heksanoat termasuk kelompok volatil yang lazim muncul pada matriks buah.
- Model reaksi hidrolisis dan saponifikasi ester dalam praktikum, karena strukturnya sederhana dan produk penguraiannya mudah diidentifikasi ulang.
- Bahan uji sistem ekstraksi dan headspace, sebab sifat lipofiliknya membuat perilaku partisinya antara fase air dan organik mudah diamati.
- Bahan antara sintesis organik untuk transesterifikasi, karena gugus ester dapat dipertukarkan dengan alkohol lain guna memperoleh turunan yang diinginkan.
| Merek | TCI (kode produk H0106) |
|---|---|
| Nomor CAS | 540-07-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL dan 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan dengan aroma buah khas |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan panas |
Simpan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung, sebaiknya menggunakan botol kaca berwarna gelap agar mutu senyawa tetap terjaga. Pastikan tutup botol selalu rapat karena ester ini mudah menguap dan aromanya cepat menyebar ke seluruh ruangan. Lakukan pemindahan cairan di dalam lemari asam atau area berventilasi baik, serta jauhkan dari sumber api dan oksidator kuat karena bahan organik ini dapat terbakar. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bersihkan segera bila terjadi tumpahan dengan bahan penyerap yang sesuai.
- Api dkk. (2019). RIFM fragrance ingredient safety assessment, amyl hexanoate, CAS Registry Number 540-07-8. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2019.110621
- Api dkk. (2025). Update to RIFM fragrance ingredient safety assessment, amyl hexanoate, CAS registry number 540-07-8. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2025.115463
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
