3-Hydroxyflavone adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelompok flavonoid, yang memiliki struktur dasar cincin aromatik dan dikenal dengan aktivitas biologis yang beragam. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktif dan berperan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, 3-Hydroxyflavone digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan senyawa lain yang memiliki aktivitas farmakologis, seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau antitumor.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 3-Hydroxyflavone dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki keunggulan dalam kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi, reduksi, dan oksidasi, sehingga menjadi pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan keakuratan dan konsistensi. Selain itu, kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi membuatnya sangat fleksibel dalam sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, 3-Hydroxyflavone digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik, farmakologi, dan biokimia. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat baru, studi aktivitas biologis senyawa alami, serta eksperimen kimia yang memerlukan bahan baku dengan struktur tertentu.
- Dalam penelitian sintesis senyawa flavonoid, 3-Hydroxyflavone digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas farmakologis.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen kimia organik yang memerlukan reaktif dengan struktur aromatik dan reaktivitas terkendali.
- 3-Hydroxyflavone sering digunakan dalam studi aktivitas antioksidan untuk mengevaluasi efek senyawa alami terhadap radikal bebas.
- Senyawa ini juga relevan dalam penelitian tentang mekanisme aksi senyawa bioaktif dalam bidang farmakologi.
- Bahan ini dapat digunakan dalam pengembangan obat baru, terutama untuk senyawa yang memiliki efek anti-inflamasi atau antitumor.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 577-85-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 10g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Hydroxyflavone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sensitif terhadap udara dan cahaya, sehingga penyimpanan dalam lingkungan yang sejuk dan gelap sangat dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Winkler dkk. (2024). Characterizing excited-state intramolecular proton transfer in 3-hydroxyflavone with ultrafast transient infrared spectroscopy. Chemical Communications doi:10.1039/d4cc03427a
- Pap dkk. (2005). DPPH-initiated oxygenation of 3-hydroxyflavone to O-benzoylsalicylic acid. Reaction Kinetics and Catalysis Letters doi:10.1007/s11144-005-0250-1
- Russo dkk. (2020). Mechanisms of Orthogonal Photodecarbonylation Reactions of 3-Hydroxyflavone-Based Acid–Base Forms. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/acs.joc.9b03248
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

