6-Hydroxyflavone adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori flavonoid, yang memiliki struktur dasar cincin aromatik dan dikenal karena aktivitas biologisnya yang luas. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi untuk sintesis senyawa kompleks yang memiliki potensi terapeutik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar atau building block untuk menghasilkan senyawa baru yang memiliki aktivitas antitumor, antioksidan, atau anti-inflamasi.
6-Hydroxyflavone memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memudahkan proses sintesis dan reaksi kimia. Struktur molekulnya yang kompleks juga membuatnya menjadi bahan yang diminati dalam penelitian tentang senyawa bioaktif. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah tersedia, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai eksperimen laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 6-Hydroxyflavone digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia farmakologi dan biokimia. Bahan ini menjadi alat penting dalam upaya pengembangan obat baru dan penelitian tentang efek senyawa alami terhadap tubuh manusia.
- Sintesis senyawa bioaktif untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan obat baru dengan aktivitas antioksidan
- Penelitian tentang efek flavonoid pada sistem saraf
- Eksperimen kimia organik untuk modifikasi struktur senyawa
- Analisis komponen kimia dalam bahan alami
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6665-83-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
6-Hydroxyflavone harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati, terutama dalam penggunaan berulang. Dalam laboratorium, pastikan area penyimpanan terkondisi dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau menyimpan bahan ini.
- Shia dkk. (2008). Metabolism and Pharmacokinetics of 3,3′,4′,7-Tetrahydroxyflavone (Fisetin), 5-Hydroxyflavone, and 7-Hydroxyflavone and Antihemolysis Effects of Fisetin and Its Serum Metabolites. Journal of Agricultural and Food Chemistry doi:10.1021/jf802378q
- Sengupta dkk. (2017). Differential roles of 3-Hydroxyflavone and 7-Hydroxyflavone against nicotine-induced oxidative stress in rat renal proximal tubule cells. PLOS ONE doi:10.1371/journal.pone.0179777
- SHOJA (1990). ChemInform Abstract: 5‐Hydroxyflavone. ChemInform doi:10.1002/chin.199026057
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
