6-Methoxyflavone adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori flavonoid, yang memiliki struktur dasar cincin aromatik dan gugus fungsi oksigen. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan modifikasi struktur molekul. Dalam laboratorium, 6-Methoxyflavone berperan sebagai bahan dasar (building block) yang memungkinkan peneliti mengembangkan senyawa baru dengan sifat tertentu.
Karakteristik utama dari 6-Methoxyflavone adalah struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memudahkan reaksi kimia dalam berbagai kondisi. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat dan etanol, yang memudahkan proses pemisahan dan isolasi. Keunggulan ini menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai aplikasi dalam penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, 6-Methoxyflavone sering digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan sintesis senyawa bioaktif. Bahan ini sangat relevan dalam upaya pengembangan obat baru atau penelitian tentang senyawa alami yang memiliki aktivitas farmakologis. Dengan sifat kimianya yang menarik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam kerja ilmiah di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa flavonoid dengan variasi struktur untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi molekul flavonoid
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi senyawa alami
- Uji aktivitas biologis senyawa terhadap sel kanker atau mikroba
- Studi struktur-aktivitas (SAR) untuk memahami hubungan antara struktur molekul dan efek biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 26964-24-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
6-Methoxyflavone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, senyawa ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Karena sifat kimianya yang relatif stabil, risiko reaksi berbahaya rendah, tetapi tetap perlu dihindari paparan berlebihan.
- Gong dkk. (2016). Concomitant polymorphs of methoxyflavone (5-methyl-7-methoxyflavone). RSC Advances doi:10.1039/c6ra05995c
- Kang (2003). Activation of CCAAT/enhancer-binding protein beta by 2'-amino-3'-methoxyflavone (PD98059) leads to the induction of glutathione S-transferase A2. Carcinogenesis doi:10.1093/carcin/24.3.475
- Shimada dkk. (2022). Oxidation of 3’-methoxyflavone, 4’-methoxyflavone, and 3’,4’-dimethoxyflavone and their derivatives having 5,7-dihydroxyl moieties by human cytochromes P450 1B1 and 2A13. Xenobiotica doi:10.1080/00498254.2022.2062486
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

