3-Hydroxy-4'-methoxyflavone adalah senyawa flavonol sintetik yang membawa gugus hidroksil pada posisi 3 kerangka flavon dan gugus metoksi pada posisi para cincin B. Kerangka 3-hidroksiflavon dikenal luas di kalangan peneliti fotokimia karena memiliki gugus hidroksil yang berdekatan dengan karbonil, sebuah susunan yang memungkinkan terjadinya transfer proton intramolekul pada keadaan tereksitasi. Di laboratorium, senyawa jenis ini dipakai sebagai proba fluoresen serta sebagai bahan model dalam kajian polifenol, fotofisika molekul organik, dan hubungan struktur dengan sifat pendaran.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah pola emisi ganda yang khas pada turunan 3-hidroksiflavon, yakni munculnya dua pita pendaran yang berasal dari bentuk normal dan bentuk tautomer hasil transfer proton. Rasio kedua pita tersebut sangat peka terhadap polaritas, kemampuan ikatan hidrogen, dan mikroviskositas lingkungan di sekitar molekul. Gugus metoksi pada cincin B menambah karakter pendonor elektron yang memengaruhi distribusi muatan pada keadaan tereksitasi, sehingga senyawa ini kerap dipakai untuk membandingkan pengaruh substituen terhadap perilaku fotofisika dalam satu seri turunan flavonol.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini menarik bagi kelompok riset kimia fisik, fotokimia, biofisika membran, serta laboratorium fitokimia yang mempelajari flavonoid dan turunannya. Kemasan 1 g merupakan ukuran yang wajar untuk penelitian berbasis spektroskopi, karena pengukuran fluoresensi umumnya bekerja pada konsentrasi mikromolar sehingga satu gram cukup untuk banyak seri percobaan. Bahan ini juga bermanfaat sebagai senyawa pembanding dalam praktikum lanjut yang memperkenalkan konsep fluoresensi dan pengaruh pelarut kepada mahasiswa.
Brosur TCI (PDF)
- Polyphenols 2024-12-05 · hal. 1
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 10
- Proba fluoresen peka lingkungan, karena rasio emisi ganda pada kerangka 3-hidroksiflavon berubah mengikuti polaritas dan kemampuan ikatan hidrogen pelarut di sekitarnya.
- Kajian fotofisika transfer proton keadaan tereksitasi, sebab senyawa ini menyediakan sistem model yang jelas untuk mengamati pembentukan tautomer setelah penyerapan cahaya.
- Penelitian biofisika membran dan misel, mengingat probe flavonol kerap dipakai untuk menyelidiki mikropolaritas serta tingkat hidrasi pada antarmuka sistem terorganisasi.
- Studi hubungan struktur dengan sifat pendaran, karena gugus metoksi pendonor elektron memungkinkan perbandingan sistematis terhadap turunan flavonol lain dalam satu seri.
- Senyawa pembanding pada analisis flavonoid, sebab standar sintetik dengan struktur terdefinisi membantu memastikan identitas puncak dan kalibrasi instrumen spektroskopi maupun kromatografi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6889-78-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 1 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah tertutup rapat |
Karena senyawa ini bersifat fotoaktif, perlindungan terhadap cahaya menjadi hal utama. Simpan dalam botol gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil, letakkan di tempat sejuk dan kering, serta hindari paparan sinar matahari langsung maupun lampu ultraviolet dalam waktu lama. Gunakan spatula bersih dan kering saat menimbang, dan siapkan larutan stok dalam pelarut yang sesuai secukupnya agar tidak tersimpan terlalu lama. Larutan kerja sebaiknya dibuat segar sebelum pengukuran fluoresensi untuk menghindari perubahan hasil akibat degradasi. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta buang limbah organik sesuai prosedur pengelolaan limbah yang berlaku di institusi.
—

