TCI M2364 3-Methoxyflavone adalah senyawa flavonoid sintetik yang tersusun atas kerangka dasar flavon dengan gugus metoksi pada posisi ketiga. Bahan ini dikelompokkan dalam kategori fenilpropanoid dan poliketida aromatik, yakni golongan besar metabolit yang banyak dijumpai pada tumbuhan. Di laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan rujukan pada penelitian flavonoid, sebagai model struktur untuk kajian hubungan antara pola substitusi dan sifat molekul, serta sebagai bahan awal maupun pembanding pada penelitian kimia bahan alam.
Karakteristik yang membuat 3-methoxyflavone dipilih peneliti adalah posisi gugus metoksinya yang menggantikan gugus hidroksil pada posisi tiga kerangka flavonol. Perubahan kecil ini berpengaruh nyata terhadap sifat molekul, mulai dari kelarutan, kestabilan terhadap oksidasi, hingga perilaku fluoresensinya. Kerangka flavon yang terkonjugasi luas memberikan serapan khas di daerah ultraviolet, sehingga senyawa ini mudah dideteksi pada analisis kromatografi berdetektor UV. Bentuk termetilasinya juga lebih tahan terhadap oksidasi dibandingkan analog hidroksil bebas, sehingga penanganannya di laboratorium relatif lebih mudah.
Laboratorium bahan alam dan fitokimia di Indonesia, yang banyak meneliti tumbuhan lokal kaya flavonoid, memerlukan senyawa pembanding dengan struktur pasti seperti ini untuk mendukung identifikasi. Kemasan 1 g dan 5 g memberikan keleluasaan bagi laboratorium yang menyiapkan larutan standar maupun yang menggunakan bahan ini sebagai substrat pada percobaan sintesis dan modifikasi struktur.
- Bahan rujukan analisis flavonoid, karena kerangka flavon terkonjugasi memberikan serapan ultraviolet khas yang memudahkan deteksi pada kromatografi berdetektor UV.
- Kajian hubungan struktur dan sifat, sebab penggantian gugus hidroksil menjadi metoksi pada posisi tiga mengubah kelarutan dan kestabilan molekul secara jelas.
- Penelitian sifat fluoresensi flavon, mengingat kerangka kromon terkonjugasi ini menjadi objek kajian pada pengembangan probe optik berbasis senyawa alami.
- Substrat penelitian demetilasi dan modifikasi struktur, karena gugus metoksi dapat dibuka menjadi hidroksil untuk memperoleh analog flavonol yang diinginkan.
- Penelitian kimia bahan alam, sebab senyawa dengan struktur pasti ini berguna sebagai pembanding saat menelaah profil flavonoid pada ekstrak tumbuhan.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 7245-02-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan 3-methoxyflavone dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya langsung, karena senyawa aromatik terkonjugasi umumnya peka terhadap paparan sinar dalam jangka panjang. Gunakan vial kaca berwarna gelap bila bahan perlu dipindahkan, dan jauhkan dari sumber panas maupun bahan pengoksidasi kuat. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penimbangan, serta lakukan penanganan serbuk di lemari asam agar debu halus tidak terhirup. Tutup wadah segera setelah pengambilan dan pastikan label tetap terbaca jelas.
- Gong dkk. (2016). Concomitant polymorphs of methoxyflavone (5-methyl-7-methoxyflavone). RSC Advances doi:10.1039/c6ra05995c
- Shimada dkk. (2022). Oxidation of 3’-methoxyflavone, 4’-methoxyflavone, and 3’,4’-dimethoxyflavone and their derivatives having 5,7-dihydroxyl moieties by human cytochromes P450 1B1 and 2A13. Xenobiotica doi:10.1080/00498254.2022.2062486
- SHOJA (1994). ChemInform Abstract: 5,6‐Dihydroxy‐7‐methoxyflavone.. ChemInform doi:10.1002/chin.199438033
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

