5,7-Dimethoxyflavone adalah senyawa flavonoid yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah. Senyawa ini memiliki struktur kimia kompleks dan memiliki aktivitas biologis yang menarik, seperti antioksidan dan efek anti-inflamasi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk eksperimen yang berkaitan dengan mekanisme penyakit, efek farmakologis, dan studi molekuler. Karena sifatnya yang stabil dan mudah ditemukan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian bidang biomedis.
5,7-Dimethoxyflavone memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan protein dan enzim tertentu. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemanfaatannya dalam berbagai eksperimen. Karena kemurniannya yang tinggi, senyawa ini cocok untuk penggunaan dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi. Sifat-sifat ini menjadikannya bahan yang sangat diminati di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan, farmakologi, dan biokimia. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian sering memanfaatkan senyawa ini untuk studi tentang efek senyawa alami terhadap sel dan organisme. Ketersediaan senyawa ini memudahkan para peneliti dalam mengakses bahan baku yang diperlukan untuk eksperimen mereka.
- Penelitian tentang efek anti-inflamasi pada sel manusia
- Studi aktivitas antioksidan senyawa alami dalam lingkungan laboratorium
- Eksperimen untuk pengembangan obat baru berbasis senyawa flavonoid
- Analisis komposisi senyawa dalam bahan herbal untuk penelitian farmakologis
- Uji aktivitas biologis senyawa terhadap berbagai jenis sel kanker
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21392-57-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 250mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung |
5,7-Dimethoxyflavone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kualitasnya. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa tersebut, seperti plastik atau kaca. Selama penyimpanan, senyawa ini tidak boleh terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Di laboratorium, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, untuk mencegah paparan langsung.
- Malan (1993). 7,8,4′-Trihydroxy-3,3′-dimethoxyflavone from the heartwood of Acacia nigrescens. Phytochemistry doi:10.1016/0031-9422(93)85489-e
- Wollenweber dkk. (1990). 5-Hydroxy-6,2′-dimethoxyflavone from Primula denticulata. Phytochemistry doi:10.1016/0031-9422(90)85132-y
- Lee (2000). 3',4'-Dimethoxyflavone as an Aryl Hydrocarbon Receptor Antagonist in Human Breast Cancer Cells. Toxicological Sciences doi:10.1093/toxsci/58.2.235
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
