Hydroxyethyl Cellulose (HEC) adalah senyawa polimer karbohidrat yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium dan industri. Produk ini memiliki viskositas 800-1500 mPa.s pada konsentrasi 2% dalam air pada suhu 20°C, menjadikannya bahan yang sangat stabil dan konsisten. HEC sering digunakan sebagai bahan pengental, pengemulsi, atau pengatur viskositas dalam formulasi kimia dan biokimia. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan memiliki daya ikat air yang baik, HEC sangat berguna dalam penelitian kimia, biologi, dan farmasi.
HEC memiliki sifat tidak larut dalam pelarut organik, tetapi larut dalam air dan membentuk larutan kental. Sifat ini membuatnya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan kontrol viskositas dan stabilitas larutan. Selain itu, HEC tidak bersifat toksik dan tidak mengandung bahan beracun, sehingga aman digunakan dalam lingkungan laboratorium. Karena karakteristik ini, HEC sering dipilih sebagai bahan dasar dalam pembuatan suspensi, emulsi, dan larutan stabil.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, HEC sangat relevan untuk penelitian di bidang kimia, biokimia, dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan HEC dalam eksperimen yang melibatkan formulasi larutan, pengendapan, dan pengaturan viskositas. Produk ini juga cocok untuk pengembangan produk lokal yang membutuhkan bahan baku dengan kualitas tinggi dan stabilitas baik.
- Penggunaan sebagai bahan pengental dalam formulasi larutan biokimia
- Pembuatan suspensi stabil untuk penelitian farmakologi
- Penggunaan dalam pembuatan emulsi untuk eksperimen kimia organik
- Pemrosesan bahan untuk aplikasi dalam bidang material dan teknologi
- Penggunaan dalam penelitian tentang sifat fisika dan kimia polimer
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 9004-62-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
HEC harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah penguraian. Karena sifatnya yang larut dalam air, produk ini harus disimpan dalam lingkungan kering dan sejuk. Dalam laboratorium, HEC harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk memastikan keselamatan. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan.
- Karlsson dkk. (2015). Foaming behavior of water-soluble cellulose derivatives: hydroxypropyl methylcellulose and ethyl hydroxyethyl cellulose. Cellulose doi:10.1007/s10570-015-0669-0
- ERKSELIUS dkk. (2005). Free radical degradation of hydroxyethyl cellulose. Carbohydrate Polymers doi:10.1016/j.carbpol.2005.08.013
- Gau dkk. (1993). Surface viscoelasticity of hydroxypropyl cellulose and hydroxyethyl cellulose monolayers at the air/water interface. Macromolecules doi:10.1021/ma00062a021
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
