TCI H1873 adalah Haloprogin, senyawa organik terhalogenasi bergugus eter propargil aromatik yang dikenal sebagai bahan aktif antijamur dan disediakan untuk keperluan penelitian serta percobaan laboratorium. Dalam konteks riset, bahan ini dipakai sebagai senyawa rujukan pada pengujian mikrobiologi, sebagai pembanding dalam pengembangan metode analisis sediaan topikal, serta sebagai objek kajian hubungan struktur dengan aktivitas pada golongan senyawa antijamur. Ketersediaan bahan murni dengan identitas jelas memudahkan peneliti membandingkan hasil pengujian antarlaboratorium dan memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar dapat direproduksi.
Karakteristik yang membuatnya menarik adalah kombinasi cincin aromatik terklorinasi dengan gugus alkuna teriodinasi, sebuah susunan yang jarang dijumpai dan memberi sifat fisikokimia khas, termasuk bobot molekul relatif besar serta sifat lipofilik yang mendukung penetrasi pada sediaan topikal. Kehadiran atom halogen berat juga menghasilkan pola isotop khas pada spektrometri massa sehingga identifikasi senyawa menjadi lebih meyakinkan. Karena sifatnya yang lebih larut dalam pelarut organik dibanding air, penyiapan larutan uji umumnya dilakukan menggunakan pelarut seperti dimetil sulfoksida sebelum diencerkan ke medium pengujian.
Laboratorium di Indonesia yang memerlukan bahan ini umumnya adalah laboratorium mikrobiologi farmasi, laboratorium pengujian mutu sediaan topikal, dan kelompok riset kimia medisinal di perguruan tinggi. Kemasan 100 mg umumnya cukup untuk beberapa rangkaian uji daya hambat, pembuatan seri pengenceran, maupun validasi metode analisis. Perlu ditegaskan bahwa bahan ini disediakan untuk penggunaan riset dan percobaan, bukan untuk pengobatan, sehingga pemakaiannya harus mengikuti prosedur laboratorium dan ketentuan yang berlaku di institusi masing-masing.
- Senyawa pembanding pada uji daya hambat antijamur in vitro, karena peneliti memerlukan bahan aktif murni untuk menetapkan nilai acuan pada setiap seri pengujian.
- Baku kerja analisis kromatografi sediaan topikal, sebab penetapan kadar dan uji kemurnian memerlukan pembanding autentik dengan struktur yang telah dipastikan.
- Kajian hubungan struktur dan aktivitas senyawa terhalogenasi, karena pola substitusi klor dan iod memberi wawasan tentang peran halogen terhadap aktivitas biologis.
- Penelitian pengembangan formulasi laboratorium, di mana sifat lipofilik senyawa dipelajari kaitannya dengan pelepasan zat aktif dari berbagai basis pembawa.
- Pengembangan metode spektrometri massa, karena pola isotop khas dari atom halogen berat membantu menguji kemampuan sistem dalam mengenali senyawa target.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 777-11-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Ingredients (untuk keperluan riset dan percobaan) |
| Ukuran kemasan | 100 mg |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk/kristal) |
| Penyimpanan | simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai keterangan label pemasok |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat dingin, kering, dan terlindung dari cahaya langsung sesuai anjuran label pemasok, karena senyawa teriodinasi umumnya peka terhadap cahaya. Tempatkan vial di dalam wadah sekunder gelap dan jauhkan dari sumber panas serta bahan pengoksidasi. Timbang di lemari asam menggunakan spatula bersih dan kering agar serbuk halus tidak terhirup, lalu tutup kembali segera. Gunakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Kelola limbah dan sisa larutan uji sesuai prosedur pengelolaan limbah bahan kimia yang berlaku di laboratorium.
- Egere dkk. (2009). Treatment of Tropical Dermatomycoses with Haloprogin. Mycoses doi:10.1111/j.1439-0507.1981.tb01794.x
- Kessler dkk. (2009). Investigations of the Fungicidal Activity of Haloprogin. Mycoses doi:10.1111/j.1439-0507.1978.tb01629.x
- Baldrighi dkk. (2014). Polymorphs and co-crystals of haloprogin: an antifungal agent. CrystEngComm doi:10.1039/c4ce00367e
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
