Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 619-44-3

Methyl 4-Iodobenzoate TCI I0593

Methyl 4-Iodobenzoate TCI I0593

Identitas Kimia

No. CAS
619-44-3
PubChem
CID 69273·SID 87571934
Rumus molekul
C8H7IO2
Berat molekul
262.04 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 4-iodobenzoate
SMILES
COC(=O)C1=CC=C(C=C1)I
InChIKey
DYUWQWMXZHDZOR-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.167.600,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.167.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI I0593 Methyl 4-Iodobenzoate adalah ester metil dari asam 4-iodobenzoat, berupa cincin benzena dengan gugus ester dan atom iodium yang saling berhadapan pada posisi para. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini merupakan balok bangun aromatik yang sangat sering dipakai sebagai substrat kopling silang. Perannya adalah menyediakan cincin aromatik dengan satu titik reaksi yang sangat aktif dan satu gugus fungsi yang dapat diolah kemudian, dalam susunan geometris linear yang membuatnya ideal untuk membangun molekul memanjang, seperti bahan antara obat, probe molekuler, maupun ligan untuk material berpori.

Keunggulan utamanya terletak pada reaktivitas ikatan karbon-iodium. Di antara semua aril halida, iodoarena paling mudah mengalami adisi oksidatif ke pusat paladium atau tembaga, sehingga reaksi kopling dapat berjalan pada suhu lebih rendah, dengan muatan katalis lebih kecil, dan dalam waktu lebih singkat. Kondisi yang lebih lunak itu sangat berharga ketika substrat lain dalam campuran bersifat rapuh. Posisi para memberi hasil yang bersih secara sterik karena tidak ada substituen tetangga yang menghalangi pendekatan katalis, sehingga konversi biasanya tinggi dan produk sampingnya sedikit. Gugus ester metilnya stabil selama reaksi kopling namun tetap siap dihidrolisis menjadi asam karboksilat, direduksi menjadi alkohol, atau diubah menjadi amida pada tahap berikutnya.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umum dijumpai pada kelompok riset kimia organik sintetik, kimia medisinal, dan kimia material yang bekerja dengan reaksi berkatalis paladium. Ketersediaan dua ukuran kemasan memberi keleluasaan: 5 gram sesuai untuk penapisan kondisi reaksi dan percobaan pendahuluan, sedangkan 25 gram memenuhi kebutuhan sintesis berulang atau tahapan awal jalur multi-langkah yang memerlukan pasokan bahan antara lebih banyak.

  • Kopling Suzuki-Miyaura: iodoarena para bereaksi cepat dengan asam boronat atau ester boronat, menghasilkan biaril tersubstitusi ester dengan konversi yang umumnya tinggi.
  • Kopling Sonogashira: pemasangan alkuna terminal pada posisi para menghasilkan aril-alkuna linear yang berguna untuk material terkonjugasi dan probe molekuler.
  • Reaksi Heck: alkena terpasang pada cincin aromatik membentuk stilbenoid atau sinamat tersubstitusi yang dipakai pada kajian fotofisika dan sintesis bahan obat.
  • Aminasi Buchwald-Hartwig: ikatan C–I digantikan gugus amina, membuka akses ke anilina tersubstitusi ester untuk keperluan kimia medisinal.
  • Prekursor ligan kerangka organik-logam: hidrolisis ester setelah kopling menghasilkan asam dikarboksilat linear yang dipakai merakit material berpori.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 619-44-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik padatan kristalin pada suhu ruang; penampakan lot mengacu pada lembar analisis kemasan
Penyimpanan tempat sejuk dan kering, terlindung cahaya, dalam wadah tertutup rapat

Seperti iodoaromatik pada umumnya, senyawa ini sebaiknya disimpan terlindung dari cahaya karena paparan sinar berkepanjangan dapat menyebabkan perubahan warna akibat pelepasan sejumlah kecil iodium. Gunakan botol gelap atau bungkus wadah dengan aluminium foil, lalu simpan di lemari bahan kimia yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan oksidator kuat. Tutup rapat setelah setiap pengambilan dan gunakan spatula bersih serta kering agar isi wadah tidak terkontaminasi kelembapan maupun bahan lain. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; timbang di area berventilasi baik atau di lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu halus. Kumpulkan sisa sebagai limbah organik terhalogenasi sesuai prosedur institusi.

—