TCI M3084 adalah Methyl 5-Bromo-2-iodobenzoate dengan nomor CAS 181765-86-6, sebuah building block non-heterosiklik yang menghadirkan dua atom halogen berbeda pada satu cincin benzena bersama gugus ester metil. Kombinasi bromin dan iodin dalam satu molekul menjadikan senyawa ini bahan awal yang sangat dihargai dalam sintesis organik bertahap, karena kedua halogen tersebut memiliki reaktivitas yang jelas berbeda terhadap katalis logam transisi. Bagi peneliti yang merancang rute menuju molekul aromatik tersubstitusi ganda, senyawa semacam ini memungkinkan pembangunan struktur secara terkendali tanpa harus bergantung pada pemisahan campuran isomer yang merepotkan.
Kelebihan utamanya adalah reaktivitas ortogonal antar-halogen. Ikatan karbon–iodin jauh lebih lemah dibandingkan ikatan karbon–bromin, sehingga posisi iodin bereaksi lebih dahulu pada kondisi kopling silang terkatalisis paladium yang relatif lunak, sementara posisi bromin tetap utuh dan tersedia untuk tahap kopling kedua dengan kondisi lebih keras. Pola ini memberi kimiawan kendali selektivitas yang sulit dicapai bila kedua halogennya sama. Ditambah lagi, posisi orto antara gugus ester dan atom iodin membuka peluang reaksi siklisasi intramolekul menuju sistem cincin terfusi, sedangkan gugus ester sendiri dapat dihidrolisis menjadi asam benzoat pada tahap yang dikehendaki.
Laboratorium di Indonesia umumnya memakai bahan ini pada riset kimia organik sintetik tingkat lanjut, pengembangan senyawa farmasi, serta penelitian material organik di perguruan tinggi dan lembaga riset. Tersedianya kemasan 1 gram dan 5 gram sesuai dengan cara kerja riset yang lazim: percobaan awal untuk menguji selektivitas dan kondisi kopling dilakukan dalam skala kecil, lalu diperbesar secukupnya setelah rute terbukti memberikan hasil yang dapat diandalkan.
- Kopling silang selektif: posisi iodin bereaksi lebih dahulu pada kondisi lunak, memungkinkan peneliti membangun molekul secara bertahap dengan kendali regioselektivitas yang tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik tersubstitusi ganda: dua halogen berbeda memberi dua kesempatan penyambungan terpisah, sehingga struktur kompleks dapat dirakit tanpa pemisahan isomer merepotkan.
- Siklisasi intramolekul: penempatan orto antara gugus ester dan iodin mendukung reaksi pembentukan cincin terfusi, rute berguna untuk mengakses kerangka polisiklik baru.
- Riset kimia medisinal: kerangka benzoat terhalogenasi sering dipakai sebagai inti awal pada pembangunan molekul kandidat dengan pola substitusi yang terdefinisi jelas.
- Penelitian material organik: senyawa dihalogen aromatik berguna sebagai monomer atau unit penghubung dalam sintesis polimer dan molekul berkonjugasi untuk aplikasi elektronik organik.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 181765-86-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya |
- Kode katalog: M3084
Simpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Senyawa aril iodida umumnya lebih peka terhadap cahaya dibandingkan analog bromidanya, sehingga penyimpanan dalam botol gelap atau di dalam lemari tertutup sangat dianjurkan untuk menjaga mutu bahan. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, serta jas laboratorium saat menimbang, dan kerjakan di lemari asam agar debu halus tidak terhirup. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat, bersihkan tumpahan secara mekanis, lalu tampung limbah dalam wadah berlabel sesuai prosedur laboratorium.
—
